11 Dealer Daihatsu di Jakarta-Jawa Timur Tutup, Ganti Merek China
Sebanyak 11 dealer Daihatsu di Jabodetabek dan Jawa Timur telah tutup, lantas diyakini berganti merek menjadi China. Hal ini disinyalir karena semakin banyaknya merek China yang masuk ke Indonesia.
Daihatsu menyusul kejadian serupa di merek Jepang lain. Perubahan orientasi bisnis perusahaan dealer ini kemungkinan banyak terjadi di merek Jepang seiring pandangan potensi merek China yang fokus pada produk elektrifikasi yang didukung pemerintah.
Seluruh dealer yang tutup milik satu perusahaan rekanan Daihatsu, yakni Asco Automotive. Berdasarkan situs perusahaan, mereka sudah melayani pelanggan Daihatsu sejak 1989 dan memiliki dealer Isuzu serta UD Trucks. Dari 11 dealer Daihatsu milik Asco Automotive, lima di antaranya berada di area Jakarta, satu di Bekasi (Jawa Barat) dan lima di Jawa Timur.
Kemudian PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI DSO) pada Kamis (4/6) mengonfirmasi hal tersebut. "Jadi yang berhenti beroperasi adalah 1 [mitra] dealer saja. Dealer tersebut saat ini memiliki 11 outlet resmi Daihatsu yang tersebar di area DKI Jakarta dan area Jawa Timur," kata Customer Relation Division Head AI DSO Tri Mulyono melalui pesan singkat.
Daihatsu pada April 2026 sempat menjelaskan menaungi 23 grup dealer yang memiliki total sekitar 260 jaringan penjualan. Separuh jaringan dealer Daihatsu itu terafiliasi Grup Astra, sedangkan sisanya independen. "Jadi yang berhenti beroperasi itu hanya dealer Asco dengan 11 outlet yang dimilikinya," tutur Tri.
Sebelum Daihatsu, dealer mobil Honda diketahui banyak yang tutup kemudian beralih ke merek China. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sempat menyoroti hal itu dengan mengatakan ini merupakan tantangan bagi produsen otomotif Jepang agar mampu menyesuaikan perubahan permintaan pasar.