Iran Izinkan 24 Kapal Lewati Selat Hormuz, Sementara 300 Lagi Daftar ke IRGC
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengizinkan 24 kapal kargo dan tanker melintas Selat Hormuz sejak Senin. Sementara itu, setidaknya 300 kapal mendaftar ke IRGC dan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) untuk mendapatkan izin.
Iran mengizinkan 24 kapal kargo dan tanker melintas Selat Hormuz sejak Senin. Hal ini dikabarkan oleh Kantor Berita Iran WANA, yang menyebutkan bahwa kapal-kapal tersebut diperbolehkan lewat setelah mendapatkan izin dan di bawah koordinasi serta ketentuan keamanan Angkatan Laut IRGC.
Sementara itu, New York Post melaporkan bahwa sedikitnya 300 kapal mendaftar ke IRGC dan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) agar mendapatkan izin melintas Selat Hormuz. PGSA mengatakan kepada media AS bahwa mayoritas pemohon adalah kapal tanker minyak, dengan sekitar 77 persen dari total yang ingin keluar Teluk Persia untuk mencapai Asia, khususnya China dan India.
PGSA juga menyebutkan bahwa izin tersebut tidak akan diberikan kepada "negara-negara musuh", istilah yang digunakan untuk menggambarkan Amerika dan Israel beserta sekutu mereka. PGSA menambahkan bahwa dalam kondisi pembatasan akibat perang, PGSA memprioritaskan jalur bagi kapal-kapal terkait dengan pemerintah yang bersekutu dengan Iran.
Meskipun AS telah menginstruksikan kapal-kapal untuk tidak membayar biaya melintas Selat Hormuz yang dikenakan oleh Pemerintah Iran, banyak kapal masih memilih mendaftar ke IRGC dan PGSA agar bisa lewat. Angkatan Laut IRGC menyatakan bahwa kontrol cerdas atas Selat Hormuz sedang dilaksanakan dengan wewenang penuh, dan aktor asing yang jahat tidak akan memiliki tempat di selat strategis tersebut.