Iran Serang Kuwait, AS Balas dengan Tembakan
teknologi

Iran Serang Kuwait, AS Balas dengan Tembakan

CNN Indonesia1 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Serangan terbaru Iran ke Kuwait pada Selasa (2/6) menimbulkan reaksi dari Amerika Serikat. Menurut pernyataan Komando Pusat Militer Amerika Serikat atau United States Central Command (CENTCOM), pihaknya melancarkan tembakan sebagai "respons atas upaya serangan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah".

IRGC menyebut serangan ke fasilitas militer AS di Kuwait ini merupakan balasan atas serangan ke sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz. IRGC juga menambahkan bahwa mereka telah memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi akan dibalas dengan respons yang berbeda dan lebih keras.

Dalam pernyataan yang sama, IRGC menyebut militer AS kemudian menyerang menara komunikasi milik IRGC di Pulau Qeshm. Pasukan Dirgantara IRGC melancarkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan udara dan helikopter mereka yang berada di salah satu negara di kawasan, serta terhadap markas Armada Kelima AS.

Komandan IRGC Ahmad Vahidi menyatakan bahwa respons ini harus menjadi pelajaran bagi AS. "Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi akan dibalas dengan respons yang berbeda dan lebih keras, dan kami telah bertindak sesuai peringatan itu," kata Vahidi.

Sementara itu, CENTCOM mengeklaim serangan Iran ke negara sekutunya di kawasan Teluk Persia itu juga gagal mencapai target yang dituju. Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait jatuh sebelum mencapai sasaran atau hancur di tengah perjalanan, sementara tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain segera dicegat oleh sistem pertahanan udara AS dan Bahrain.

Saling serang AS dan Iran ini terjadi kala kedua negara masih berunding untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang. Sejak perang meluas, banyak sekutu Amerika Serikat yang diserang oleh Iran. Namun, AS tetap mempertahankan rencana untuk menyelesaikan konflik ini dengan cara damai.