Penyakit Hati Kronis Mengancam 70 Juta Warga RI, Menteri Kesehatan Beri Peringatan
kesehatan

Penyakit Hati Kronis Mengancam 70 Juta Warga RI, Menteri Kesehatan Beri Peringatan

CNN Indonesia2 jam lalu👁 2 views🤖 AI Rewritten

Penyakit hati kronis merupakan ancaman serius di Indonesia, dengan diperkirakan memiliki prevalensi yang tinggi pada 70 juta penduduk. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, penyakit ini berkembang perlahan dan sering kali tanpa gejala. Banyak pasien mengetahuinya saat kondisinya sudah parah.

Menteri Kesehatan Budi mengatakan bahwa deteksi dini adalah kunci untuk mencegah penyakit hati berkembang menjadi kondisi yang lebih berat seperti sirosis atau kanker. Saat ini, cakupan skrining hepatitis di Indonesia hanya mencapai sekitar 10 persen, yang masih jauh dari target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menginginkan 90 persen kasus hepatitis terdeteksi.

"Penyakit hati kronis memiliki prevalensi yang tinggi. Karena itu kita harus memperkuat strategi promotif dan preventif," ujar Budi dalam forum Healthy Liver Awareness for Indonesia di Jakarta, Selasa (26/6). Menurutnya, perluasan akses skrining penting untuk diperhatikan demi mencegah penyakit berkembang jadi sirosis atau kanker hati.

Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Profesor David Handojo Muljono juga mengatakan bahwa banyak kasus hepatitis B kronis tidak terdeteksi karena muncul tanpa gejala. Ia melihat, perluasan akses skrining penting untuk diperhatikan demi mencegah penyakit berkembang jadi sirosis atau kanker hati.

Hati sendiri merupakan salah satu organ penting yang bertugas untuk menyaring racun dari darah. Penumpukan racun membuat fungsi hati melakukan tugas utamanya menurun. Menurut Cleveland Clinic, penyakit hati sering berkembang secara bertahap dan dapat berlanjut menjadi sirosis atau kanker jika tidak diatasi.