Pertemuan Jenderal AS dengan Pemimpin Militer Kuba: Kompromi Keamanan?
politik

Pertemuan Jenderal AS dengan Pemimpin Militer Kuba: Kompromi Keamanan?

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pertemuan antara Jenderal Francis Donovan, kepala Komando Selatan AS, dengan Letnan Jenderal Roberto Legrá Sotolongo dan pejabat militer Kuba lainnya telah berlangsung pada hari Jumat (29/5). Pertemuan ini dilakukan di dekat pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo untuk membahas masalah keamanan. Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah menekan negara kepulauan itu dan mengancam akan membuat Kuba "akan menjadi target selanjutnya" setelah pasukan militer AS menangkap pemimpin otokratis Venezuela, Nicolás Maduro pada bulan Januari.

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan komunikasi antara kedua belah pihak. Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba mengatakan bahwa kedua belah pihak memandang "pertemuan itu secara positif karena membahas masalah keamanan di sepanjang perimeter yang memisahkan wilayah militer, dan mereka sepakat untuk menjaga komunikasi antara kedua komando militer." Meskipun demikian, pihak AS tidak terkesan dengan pembicaraan tersebut, yang menyebabkan sanksi lebih banyak dijatuhkan kepada pemerintah Kuba.

Dalam pertemuan ini, Jenderal Donovan juga menilai keamanan pangkalan angkatan laut AS di Teluk Guantanamo dan membahas "keselamatan anggota layanan dan keluarga mereka, serta kesiapan operasional dengan para pejabat pangkalan," kata Komando Selatan AS dalam sebuah unggahan di X. Militer AS memiliki beberapa kapal Angkatan Laut di Karibia, kekuatan yang jauh lebih kecil daripada pada saat serangan Maduro. Pemerintah Trump telah memberlakukan blokade minyak terhadap Kuba dan mendakwa mantan Presiden Kuba Raúl Castro dengan tuduhan federal.