Prancis Didesak Kirim Kapal Induk untuk Membela Lebanon dari Invasi Israel
Pasukan Israel menduduki Kastil Beaufort di Lebanon, sebuah situs bersejarah yang merupakan peninggalan Prancis. Hal ini memicu kemarahan politikus sayap kiri Prancis, Jean Luc Melenchon. Menurutnya, pasukan Israel telah melakukan invasi dan aneksasi wilayah selatan Lebanon, serta melakukan genosida terhadap penduduk setempat.
Melenchon menulis dalam akun X bahwa nama Kastil Beaufort seharusnya mengingatkan Prancis akan hubungan seribu tahun antara kedua negara. Ia juga menyatakan bahwa kapal induk Prancis harus dikerahkan di Mediterania, bukan di Selat Hormuz. Melenchon berpendapat bahwa pengerahan tersebut akan menjadi sinyal politik yang keras kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menunjukkan penentangan Prancis terhadap aksi militer Israel.
Menteri Luar Negeri Prancis juga mengumumkan bahwa Prancis telah meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB setelah pasukan Israel mencapai daerah Kastil Beaufort. Pertemuan tersebut digelar pada Selasa (2/6) dan mendesak Israel untuk segera menghentikan aksi militernya di Lebanon.
Politikus sayap kiri Prancis, Jean Luc Melenchon, menyerukan reaksi lebih tegas dari pemerintah Prancis terhadap konflik di Lebanon. Ia juga menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk Israel dan mengatur penarikan pasukan Israel dari wilayah yang diduduki.