Sempat Dilanda Hantavirus, Kapal Pesiar MV Hondius Boleh Berlayar Lagi
kesehatan

Sempat Dilanda Hantavirus, Kapal Pesiar MV Hondius Boleh Berlayar Lagi

CNN Indonesia1 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Kapal pesiar MV Hondius yang sempat terinfeksi virus hantavirus sekarang telah diizinkan untuk kembali berlayar. Otoritas kesehatan Belanda menyatakan bahwa kapal tersebut sudah 100% bebas dari risiko biologis.

Pada pertengahan Juni, Kapal pesiar mewah MV Hondius akhirnya resmi mengantongi izin untuk kembali berlayar. Keputusan tersebut datang setelah otoritas kesehatan masyarakat Belanda menyatakan bahwa kapal tersebut telah dinyatakan steril dan bersih total dari wabah mematikan Hantavirus.

Pihak operator, Oceanwide Expeditions, mengonfirmasi bahwa seluruh jadwal pelayaran reguler kapal terhitung sejak 13 Juni ke depan akan berjalan normal sesuai rencana. Manajemen juga menegaskan tidak akan ada lagi gangguan atau penundaan logistik pada armada MV Hondius.

Tragedi bermula pada April ketika kapal MV Hondius sedang melakukan pelayaran transatlantik dari Argentina menuju Cape Verde. Di tengah samudra, kapal ekspedisi ini dihantam wabah parah Hantavirus. Otoritas medis mencatat serangan virus ini memicu dampak fatal di atas kapal di mana sebanyak 3 orang penumpang dinyatakan meninggal. Selain itu, dalam kapal pesiar tersebut juga sedikitnya 13 orang dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.

Hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus. Penularan ke manusia umumnya terjadi melalui kontak langsung atau menghirup partikel udara yang tercemar dari kotoran, air liur, maupun urin tikus yang terinfeksi. Gejalanya meliputi demam tinggi, menggigil, dan nyeri otot ekstrem yang baru muncul dalam kurun waktu satu hingga delapan minggu pascakontak.

Sebelum diizinkan kembali berlayar, rencana keberangkatan MV Hondius dari pelabuhan Rotterdam menuju Vlissingen sempat tertahan lama. Hal ini terjadi karena Dinas Kesehatan Masyarakat Belanda (GGD Rotterdam-Rijnmond) mewajibkan prosedur dekontaminasi tambahan yang super ketat.

Namun, dalam pembaruan data medis pada 30 Mei 2026, GGD menyatakan kapal tersebut sudah aman 100 persen dari risiko biologis. "Dari perspektif kesehatan masyarakat, saat ini sudah tidak ada lagi hambatan untuk mengoperasikan kembali kapal Hondius. Hal ini terbukti dari hasil inspeksi akhir pada Jumat, 29 Mei 2026," tulis pernyataan resmi GGD Rotterdam.

Pasca-wabah, manajemen langsung memulangkan seluruh kru asli dari pelayaran maut tersebut. Kapten kapal, Jan Dobrogowski, dievakuasi khusus menuju Polandia menggunakan transportasi medis terisolasi, sementara staf asal Belanda diminta menjalani karantina untuk memastikan bahwa mereka tidak membawa virus hantavirus keluar dari kapal.