Taufik Hidayat Berharap Pemain Indonesia Termotivasi di Indonesia Open 2026
Taufik Hidayat, Wakil Ketua Umum PP PBSI, telah memberikan pesan penting pada pemain-pemain Indonesia jelang Indonesia Open 2026. Peraih enam kali juara Indonesia Open ini mengakui bahwa tampil di Indonesia Open akan selalu memberikan tantangan tersendiri. Beban yang ada di pundak pemain-pemain Indonesia benar-benar lebih besar dibandingkan turnamen BWF Tour lainnya.
Taufik berharap beban yang dirasakan para pemain bisa diubah jadi motivasi untuk berprestasi. Bukan malah jadi beban yang menghambat penampilan di lapangan. "Main di Indonesia Open selalu jadi tantangan. Di sini ada dua, apakah jadi beban tersendiri, apakah beban ini jadi motivasi. Mudah-mudahan dengan atmosfer Indonesia Open ini, apalagi dengan pertandingan Super 1000 bisa jadi beban untuk menjadi motivasi untuk lebih baik dan bisa berhasil di Indonesia Open ini. Karena ini jadi catatan tersendiri," ujar Taufik dalam konferensi pers Indonesia Open di Jakarta, Senin (1/6).
Taufik juga menyebut bahwa Indonesia Open bukan hanya spesial bagi pemain Indonesia. Banyak pemain asing yang antusias bermain di Indonesia Open lantaran atmosfer yang dihadirkan oleh suporter. "Indonesia Open ini selalu jadi tempat spesial, bukan bagi kita saja tetapi juga bagi pemain lain. Karena mereka tidak pernah mendapatkan tempat yang riuh. Bisa dibandingkan dengan penonton yang ada di Eropa. Mereka cuma diam, duduk, tepuk tangan. Kalau di sini, benar-benar jadi yang dirindukan oleh semua pemain," kata Taufik.
Di Indonesia Open, pemain-pemain Indonesia sudah lama puasa gelar. Terakhir kali wakil Indonesia bisa juara di Indonesia Open adalah Kevin Sanjaya/Marcus Gideon di Indonesia Open 2021 yang digelar di Bali. Setelah momen itu, Indonesia selalu puasa gelar di empat edisi berikutnya. Tahun lalu, Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi jadi satu-satunya wakil Indonesia di final namun kalah dari Kim Won Ho/Seo Seung Jae.