8 Aturan Baru Piala Dunia 2026: Tuntut Kesigapan Wasit dan Pengalaman Pemain!
Piala Dunia 2026 akan memiliki aturan baru yang lebih ketat dan modern untuk meningkatkan pengalaman pemain dan fans. Peraturan ini telah disepakati oleh FIFA dan IFAB dan akan berlaku di semua pertandingan sepak bola mulai musim 2026/2027.
Aturan baru Piala Dunia 2026 meliputi beberapa hal yang signifikan, seperti menutup mulut, meninggalkan lapangan atau walk out, lima detik untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang, pergantian pemain, VAR, jeda turun minum, dan penalti ulang.
Pemain yang menutup mulut dengan tangan, lengan, atau kaus dalam situasi konfrontasi akan menerima kartu merah. Kendati demikian, pemain yang menutupi mulut saat melakukan percakapan biasa dengan rekan satu tim atau tim lawan tidak akan dihukum.
Pemain yang meninggalkan lapangan atau walk out lantaran memprotes keputusan wasit akan diberi kartu merah. Aturan ini juga berlaku untuk setiap ofisial tim yang mengompori pemain untuk meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes.
Wasit akan menerapkan batas waktu aturan lima detik untuk mengambil lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Jika bola tidak dilempar hingga waktu hitung mundur habis, maka lemparan akan diberikan kepada lawan. Sementara jika tendangan gawang tidak dilakukan, maka lawan akan mendapat tendangan sudut.
Pergantian pemain hanya memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan. Jika pemain tidak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera atau lainnya, maka tim dapat melakukan pergantian pemain tanpa harus menunggu 10 detik.
VAR akan digunakan untuk memastikan keputusan wasit yang tepat dan adil. Jeda turun minum juga akan diperpendek dari waktu lama menjadi hanya 5 menit. Penalti ulang juga akan diberlakukan jika ada kesalahan wasit dalam menghitung waktu.
Dengan peraturan baru ini, FIFA dan IFAB berharap dapat meningkatkan pengalaman pemain dan fans di Piala Dunia 2026.