Alex Indra Lukman Kritik Lambatnya Anggaran Rehabilitasi Hutan Pascabanjir Sumatera
politik

Alex Indra Lukman Kritik Lambatnya Anggaran Rehabilitasi Hutan Pascabanjir Sumatera

Tribun News4 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Alex Indra Lukman menyoroti lambannya pencairan tambahan anggaran rehabilitasi hutan pascabanjir Sumatera. Ia meminta seluruh kementerian memperkuat koordinasi agar penanganan bencana berjalan sinkron.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mengkritik lambannya pencairan tambahan anggaran pemulihan hutan pascabanjir Sumatera. Kritik tersebut disampaikan Alex pada Kamis (28/5/2026) di Jakarta. Ia menilai Kementerian Keuangan tidak boleh berjalan sendiri dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di wilayah tersebut. Permintaan tambahan anggaran dari Kementerian Kehutanan sebesar Rp8,4 triliun hingga kini belum juga diberikan.

Menurut Alex, reforestasi menjadi sangat penting karena menjadi salah satu pemicu banjir di Sumatera. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat urgent untuk menyelesaikan persoalan di hulu. Pemulihan kawasan hutan tidak bisa ditunda karena proses rehabilitasi membutuhkan waktu panjang serta penanganan yang serius. Hutan yang kini rusak berat secara teknis bukan persoalan sederhana dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kembali seperti semula.

Selain menyoroti lambannya realisasi anggaran, Alex juga meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait memperkuat koordinasi dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi serta Kementerian Keuangan. Koordinasi ini diperlukan agar seluruh program penanganan bencana berjalan sinkron. Ia menekankan bahwa semua kegiatan yang dirancang harus dipastikan mendapatkan dukungan anggaran agar pengerjaan bisa tuntas tanpa meninggalkan sisa dana.

DPR sebelumnya telah menyetujui rencana induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dengan total kebutuhan anggaran Rp100,1 triliun selama tiga tahun. Rinciannya mencakup Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Meski mengkritik lambannya anggaran, Alex tetap mengapresiasi langkah Menteri Keuangan yang mulai proaktif menyelesaikan administrasi perencanaan penanganan bencana. Ia berharap seluruh elemen pemerintahan bergerak dalam satu komando untuk mengatasi dampak bencana.