Jemaah Haji Blora Pilih Tidur di Luar Tenda Mina karena Kedinginan AC
teknologi

Jemaah Haji Blora Pilih Tidur di Luar Tenda Mina karena Kedinginan AC

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Ngasini, jemaah haji asal Blora, memilih bermalam di luar tenda Mina karena tidak tahan dinginnya AC. Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menemukan kondisi tersebut saat pengecekan langsung di lokasi.

Ngasini, jemaah haji asal Blora, memilih tidur di luar tenda saat mabit di Mina pada Kamis, 28 Mei 2026. Ia merasa tidak kuat menghadapi suhu dingin dari pendingin ruangan di dalam tenda sehingga lebih memilih udara luar. Keputusan itu diambil saat Wamen Haji RI Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pengecekan langsung ke jemaah di Mina.

Dahnil awalnya menerima laporan bahwa AC di tenda rusak dan membuat jemaah kepanasan. Namun saat pengecekan, ia mendapati kondisi sebaliknya yaitu AC terlalu dingin sehingga Ngasini membawa kasurnya keluar tenda. Dahnil sempat bercanda agar orang tidak salah paham bahwa Ngasini tidak mendapat kasur di dalam tenda.

Pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah kini memasuki tahap akhir yang dikenal sebagai Armuzna. Rangkaian tersebut mencakup wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah, mabit di Muzdalifah, lalu berlanjut ke Mina untuk melempar jumrah. Seluruh proses pergerakan jemaah Indonesia disebut berjalan sesuai rencana operasional.

Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan seluruh jemaah telah tiba di Mina setelah meninggalkan Arafah dan Muzdalifah. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaff menyatakan pergerakan terakhir dari Arafah ke Muzdalifah selesai pukul 02.40 waktu Arab Saudi. Sementara proses dari Muzdalifah ke Mina rampung pukul 07.00 dan area tersebut telah dinyatakan steril.