AS Incar Lemahkan Kendali Iran di Selat Hormuz
teknologi

AS Incar Lemahkan Kendali Iran di Selat Hormuz

CNN Indonesia1 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Amerika Serikat tengah berupaya melemahkan pengaruh Iran di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama tanker minyak dan LNG. Serangan saling balas kedua negara pada Kamis pagi kembali mengguncang pelayaran komersial di kawasan tersebut.

Samir Puri, dosen dari Departemen Studi Perang King's College London, menyatakan bahwa Amerika Serikat tengah berupaya melemahkan Iran atas kendalinya di Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan Puri kepada Al Jazeera dan dikutip pada Kamis (28/5). Iran diketahui sebagai pemegang kendali utama pelayaran kapal tanker minyak dan LNG di Selat Hormuz, sehingga keluar masuk kapal tanker selama ini memerlukan izin dari Iran.

Menurut Puri, Amerika Serikat hingga saat ini bersikeras menyingkirkan pengaruh Iran di selat tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengaruh selalu menjadi mata uang yang digunakan dalam negosiasi. Puri menambahkan bahwa pihak mana pun yang menghasilkan pengaruh cukup besar akan mampu menekan pihak lain agar menerima persyaratan dari Amerika Serikat.

Kendati demikian, usaha Amerika Serikat belum membuahkan hasil meskipun sudah bernegosiasi dalam beberapa waktu terakhir. Terbaru, kedua negara saling serang pada Kamis pagi sehingga menggoyahkan pelayaran komersial di Selat Hormuz. Harga minyak mentah sempat turun 5 persen setelah pemerintah Amerika Serikat membuka peluang lebih besar bagi jalur diplomasi dengan Iran.

Puri menilai bahwa solusi mungkin lebih buruk daripada pengobatannya jika aksi militer saling balas terus berlanjut. Setelah Amerika Serikat menyerang fasilitas rudal dan drone Iran, Iran melakukan serangan balasan. Garda Revolusi Iran menyatakan pangkalan udara Amerika Serikat menjadi sasaran utama pada pukul 04.50 pagi (0120 GMT) pada Kamis (28/5), berdasarkan keterangan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB.