Putin Bebaskan Utang Rekrutan Perang Ukraina hingga 10 Juta Rubel
teknologi

Putin Bebaskan Utang Rekrutan Perang Ukraina hingga 10 Juta Rubel

CNN Indonesia1 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Putin mengeluarkan dekrit yang membebaskan utang hingga 10 juta rubel bagi rekrutan baru kontrak perang Ukraina. Aturan baru juga mengizinkan Rusia mengerahkan pasukan untuk melindungi warganya di luar negeri.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan dekrit pembebasan utang bagi warga yang mau bergabung sebagai rekrutan militer baru untuk perang melawan Ukraina. Dekrit tersebut diumumkan pada Kamis, 28 Mei 2026 dan berlaku bagi mereka yang menandatangani kontrak setelah 1 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk menarik lebih banyak tenaga tempur dengan menawarkan keringanan finansial yang signifikan.

Pembebasan utang mencakup nilai maksimal 10 juta rubel atau setara US$139.273 atau Rp2,48 miliar bagi yang memenuhi syarat. Utang tersebut harus sudah diambil sebelum 1 Mei 2026 dan kontrak minimal berdurasi satu tahun untuk tugas operasi khusus militer. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi prajurit itu sendiri tetapi juga mencakup pasangan mereka secara langsung.

Selain pembebasan utang, Putin juga meneken aturan yang memperbolehkan pengerahan pasukan bersenjata di luar Rusia. Aturan tersebut bertujuan melindungi warga negara Rusia yang menghadapi proses peradilan di negara lain tanpa izin Moskow. Ketua komite pertahanan parlemen Rusia Andrey Kartapolov menyebut contoh kasus arsitek Alexander Butyagin yang ditangkap di Polandia pada 2025 lalu.

Butyagin akhirnya dibebaskan pada April sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina. Perang antara kedua negara telah berlangsung sejak 2022 dan bermula dari upaya aneksasi Semenanjung Krimea. Ribuan korban jiwa telah jatuh sementara komunitas internasional terus menyerukan gencatan senjata permanen.