Apa Sumber Kecerdasan Anak, Dari Ibu atau Ayah?
kesehatan

Apa Sumber Kecerdasan Anak, Dari Ibu atau Ayah?

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Banyak orang percaya bahwa kecerdasan anak berasal dari ibu. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan termasuk dalam kategori polygenic trait, yang dipengaruhi oleh banyak gen sekaligus.

Menurut penelitian, setidaknya ratusan gen berperan dalam membentuk kemampuan berpikir, memori, hingga pemecahan masalah. Baik ibu maupun ayah sama-sama menyumbang materi genetik yang memengaruhi kecerdasan anak.

Faktor hereditas atau pewarisan gen ini diperkirakan menyumbang sekitar 40-80 persen variasi kecerdasan, tergantung usia dan kondisi seseorang. Namun, angka tersebut tidak berarti kecerdasan sudah ditentukan sejak lahir.

Gen hanya menjadi potensi awal yang masih sangat dipengaruhi oleh pengalaman hidup. Pilihan lingkungan, pendidikan, dan interaksi dengan orang lain juga mempengaruhi perkembangan otak anak.

Salah satu alasan munculnya anggapan kecerdasan lebih banyak berasal dari ibu berkaitan dengan peran kromosom X. Perempuan memiliki dua kromosom X, sedangkan laki-laki hanya memiliki satu kromosom X yang diwarisi dari ibu.

Kombinasi gen dari kedua orang tua tetap berperan pada anak perempuan, sementara anak laki-laki lebih dominan oleh kontribusi genetik terkait kecerdasan dari ibu.

Selain itu, fenomena genomic imprinting juga menunjukkan bahwa gen tertentu dari ayah yang berkaitan dengan fungsi kognitif bisa dinonaktifkan. Ini memperkuat peran gen dari ibu dalam aspek tertentu.

Dalam penelitian pada tikus, dijumpai bahwa gen yang berasal dari ibu cenderung aktif di bagian otak yang berkaitan dengan pemikiran kompleks. Misalnya, korteks serebral area yang berperan dalam bahasa, logika, dan pengambilan keputusan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan anak tidak hanya ditentukan oleh genetik, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan pengalaman hidup.