Banjir Rendam 5 Desa di Gorontalo Utara, Status Tanggap Darurat Ditetapkan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menetapkan status tanggap darurat selama 30 hari atas dampak banjir bandang yang melanda lima desa. Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, bencana ini terjadi pada Selasa (26/5) akibat hujan berintensitas tinggi dan luapan Sungai Didingga dengan ketinggian air 40-200 sentimeter.
Lima desa di Kecamatan Biau terdampak oleh banjir bandang ini, yaitu Desa Biau, Bualo, Omuto, Didingga, dan Luhuto. Sebanyak 2.817 jiwa terdampak dalam kejadian ini, dengan tiga rumah hanyut dan 20 unit rumah rusak berat.
Penanganan pascabanjir sedang dilakukan oleh Tim BPBD Kabupaten Gorontalo Utara bersama TNI, Polri dan pihak terkait. Seluruh aparat tengah mendirikan dapur umum dan mendistribusikan logistik makanan bagi warga terdampak.
Meski demikian, kata Muhari, situasi saat ini di lokasi banjir dilaporkan air telah surut. Namun, material lumpur masih menggenangi rumah dan akses jalan warga. Pembaruan kondisi banjir bandang per Senin (1/6) melaporkan bahwa banjir telah surut dan menyisakan material kayu serta lumpur di lingkungan permukiman warga terdampak.