Benjolan Leher Naik Turun Saat Menelan Bisa Jadi Tanda Kanker Tiroid
Benjolan leher yang naik turun saat menelan merupakan tanda awal kanker tiroid yang sering terlambat disadari. Kanker tiroid menempati urutan ke-12 di Indonesia dan empat kali lebih sering menyerang perempuan.
Benjolan di leher yang bergerak naik turun saat menelan menjadi perhatian serius karena bisa menjadi tanda awal kanker tiroid. Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Onkologi RS Pondok Indah – Pondok Indah Dr. dr. Diani Kartini, Sp. B, Subsp. Onk. (K) menyampaikan hal tersebut dalam media briefing di Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (27/5/2026). Kondisi ini sering diabaikan masyarakat yang mengira hanya gondongan biasa atau pembengkakan ringan yang akan hilang sendiri. Padahal, kanker tiroid memiliki ciri khas yang cukup mudah dikenali jika masyarakat lebih waspada terhadap perubahan di area leher.
Kelenjar tiroid berbentuk kupu-kupu dan terletak di bagian depan leher menempel pada saluran napas. Karena posisinya yang menempel pada trachea, benjolan di area tersebut akan ikut bergerak saat seseorang menelan atau berbicara. Dr. Diani menekankan bahwa ciri ini khas dan berbeda dari benjolan lain di leher. Masyarakat perlu memperhatikan gejala tersebut sejak dini agar tidak terlambat mendapatkan penanganan.
Kanker tiroid bukan penyakit langka dan menempati urutan ke-12 di Indonesia. Penyakit ini empat kali lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Tiroid berfungsi mengatur metabolisme tubuh melalui hormon tiroid yang memengaruhi suhu tubuh, kerja jantung, pencernaan, hingga sistem saraf. Gangguan pada organ kecil ini sering tidak disadari karena gejalanya bisa mirip dengan kondisi lain.
Gejala hipertiroid menjadi kondisi yang paling sering ditemukan masyarakat dan perlu diwaspadai. Ciri-cirinya meliputi berat badan turun meski makan banyak, mudah berkeringat, jantung berdebar, tangan tremor, gelisah, sulit tidur, serta sering buang air besar. Sebaliknya, pada hipotiroid metabolisme menjadi lambat sehingga tubuh mudah mengantuk, berat badan naik, tidak tahan dingin, dan terasa lemas. Dokter mengingatkan bahwa suara serak berkepanjangan juga dapat menjadi pertanda kanker tiroid yang lebih ganas.