Fakta Makam Upin dan Ipin di Palu Bukan Karakter Animasi
Foto makam bernama Upin dan Ipin di Palu sempat viral dan memicu rumor kematian tokoh animasi. Klarifikasi dari keluarga serta studio produksi membuktikan bahwa karakter Upin & Ipin sepenuhnya fiksi.
Rumor bahwa tokoh animasi Upin dan Ipin telah meninggal dunia muncul beberapa tahun lalu setelah foto sepasang makam di Palu, Sulawesi Tengah, beredar luas di internet pada Januari 2022. Makam tersebut memiliki nisan bertuliskan nama "Upin" dan "Ipin", sehingga langsung menarik perhatian penggemar serial asal Malaysia ini. Kabar tersebut sempat membuat geger warga Indonesia dan Malaysia yang menyukai kisah dua bocah botak tersebut. Penyebaran foto makam ini menjadi alasan utama munculnya spekulasi di media sosial.
Makam tersebut ternyata milik dua anak almarhum dari warga setempat bernama Hikma. Anak pertama yang bernama Upin lahir pada Agustus 1995 dan meninggal pada tahun yang sama, sedangkan anak kedua bernama Ipin lahir pada April 1996 dan meninggal pada tahun tersebut. Hikma menjelaskan bahwa nama kedua putranya terinspirasi dari serial animasi Upin & Ipin setelah filmnya tayang. Nama tersebut baru diberikan pada 2016 saat makam diperbaiki karena sebelumnya belum memiliki nisan.
Hikma menegaskan bahwa kedua anaknya bukan kembar meskipun jarak kelahiran mereka berdekatan. Ia juga mengaku tidak mengetahui bahwa makam tersebut menjadi viral hingga sejumlah awak media datang meminta keterangan. Hikma hanya berharap masyarakat mendoakan kedua almarhum putranya dan tidak ada pihak yang dirugikan akibat penyebaran informasi tersebut.
Pihak Les' Copaque Production selaku studio pembuat serial Upin & Ipin turut angkat bicara pada Januari 2022. Mereka menegaskan bahwa semua cerita Upin & Ipin adalah rekaan semata dan ditulis sepenuhnya oleh studio di Selangor. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa karakter tidak diambil atau diinspirasi dari kisah siapa pun yang masih hidup maupun yang telah tiada.