Gempa Bumi M5,6 di Laut Banggai, Sulawesi Tengah, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,6 terjadi di wilayah laut utara Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat pagi. Guncangan ini dirasakan di beberapa daerah, termasuk Luwuk dan Bone Bolango dengan skala intensitas III-IV MMI.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. "Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangannya.
Pusat gempa di permukaan bumi atau episentrum berada di laut pada jarak 72 Km arah timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah. Adapun pusat gempa di bawah permukaan bumi atau hiposentrum berada pada kedalaman 99 km.
BMKG menyatakan kategorinya gempa menengah akibat deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust fault).
Guncangan ini juga dirasakan di daerah Gorontalo dengan skala intensitas III MMI, dan daerah Pohuwatu, Boalemo dan Gorontalo Utara dengan skala intensitas II-III MMI. Sementara itu, di daerah Taliabu guncangan dirasakan dengan skala intensitas II MMI.
Sejauh ini, BMKG menyatakan belum ada gempa susulan. "Hingga pukul 06.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," kata Wijayanto.