Golkar Bela Prabowo soal Penggunaan APBN untuk 1.098 Sapi Kurban Idul Adha 2026
politik

Golkar Bela Prabowo soal Penggunaan APBN untuk 1.098 Sapi Kurban Idul Adha 2026

Tribun News3 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Polemik penggunaan APBN untuk hewan kurban Presiden Prabowo mendapat pembelaan dari Golkar. Idrus Marham menyebut program itu bagian dari Banpres yang legal dan bertujuan membantu masyarakat.

Polemik penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk pengadaan hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. Pernyataan tersebut disampaikan Idrus dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis 28 Mei 2026. Idrus menegaskan bahwa Presiden Prabowo menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban sebagai bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden atau Banpres yang telah dilakukan presiden-presiden sebelumnya. Langkah ini diambil agar masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan perayaan Idul Adha tanpa ada persepsi sebagai kepentingan pribadi.

Idrus menjelaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan melalui masjid, pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta kelompok masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, kritik yang muncul cenderung mengabaikan substansi utama program yaitu nilai sosial dan pemerataan kesejahteraan. Ia menegaskan bahwa penggunaan APBN untuk bantuan sapi kurban itu dapat dipertanggungjawabkan karena mengikuti skema Banpres yang sudah berlaku lama.

Partai Golkar juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai menyentuh kepentingan rakyat. Idrus menyampaikan bahwa Ketua Umum DPP Partai Golkar telah menginstruksikan seluruh kader untuk berada di barisan terdepan mengawal program-program yang ditujukan bagi masyarakat. Ia meminta publik tidak membangun prasangka negatif karena seluruh proses penyaluran sudah sesuai aturan hukum dan syariat Islam.

Idrus menambahkan bahwa narasi seolah Presiden Prabowo menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi tidak benar. Ia menilai tradisi bantuan kemasyarakatan semacam ini sudah berlangsung sejak lama di pemerintahan Indonesia. Golkar pun menegaskan bahwa seluruh program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan umat dan bangsa harus didukung sepenuhnya.