Harga Tiket Mahal Ancam Krisis Penonton Laga Pra Piala Dunia Inggris
Timnas Inggris terancam krisis penonton pada laga pra Piala Dunia 2026 akibat harga tiket yang mahal. Hanya 13.000 tiket yang terjual untuk pertandingan melawan Selandia Baru di Stadion Raymond James.
Timnas Inggris terancam mengalami krisis penonton pada pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia 2026 karena harga tiket yang mahal. Pertandingan ini akan mempertemukan Timnas Inggris dengan Selandia Baru pada 6 Juni di Stadion Raymond James serta dengan Kosta Rika pada 10 Juni di Stadion Inter&Co. Ancaman ini muncul karena biaya keseluruhan untuk mengikuti Piala Dunia 2026 yang melonjak tinggi membuat penggemar enggan membeli tiket laga pemanasan tersebut.
Stadion Raymond James yang berkapasitas 69 ribu penonton hanya akan dihadiri oleh 1.500 anggota resmi England Supporters Travel Club. Hingga saat ini baru 13.000 tiket yang terjual untuk laga melawan Selandia Baru. Tiket termurah dibanderol seharga 54 poundsterling atau setara Rp1,2 juta, namun besarnya biaya keseluruhan menyaksikan Piala Dunia membuat minat penggemar menurun drastis.
Asosiasi Sepak Bola Inggris mengakui bahwa harga tiket Piala Dunia di seluruh Amerika Utara telah melonjak tinggi. Akibatnya para penggemar The Three Lions lebih memilih laga yang ingin mereka tonton atau bahkan tidak pergi sama sekali ke stadion. Situasi ini menjadi perhatian serius menjelang dua pertandingan pemanasan yang digelar di Amerika Serikat.
Berbeda dengan laga melawan Selandia Baru, pertandingan Inggris versus Kosta Rika di Stadion Inter&Co yang berkapasitas 25.500 penonton diperkirakan akan hampir penuh. Florida memiliki populasi warga Kosta Rika yang mencapai 16 persen dari total penduduk sehingga sebagian besar tiket sudah terjual habis. Tim asuhan Thomas Tuchel akan memulai Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada 17 Juni, kemudian Ghana dan Panama.