Impor Plastik dan Barang dari Plastik Melonjak 12,40 Persen
ekonomi

Impor Plastik dan Barang dari Plastik Melonjak 12,40 Persen

CNN Indonesia2 jam lalu👁 2 views🤖 AI Rewritten

Impor plastik dan barang dari plastik melonjak tajam sepanjang Januari-April 2026. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), impor plastik ini meningkat 12,40 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (2/6), Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini mengungkapkan bahwa impor plastik ini naik menjadi 2,34 juta ton pada tahun ini.

Dari sisi nilai, impor plastik juga meningkat, yaitu sebesar US$3,71 miliar. Meningkatnya impor plastik ini disebabkan oleh kenaikan harga imbas perang di Timur Tengah. Kenaikan harga ini membuat banyak negara mengimpor barang-barang dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Berdasarkan data BPS, impor plastik dan barang dari plastik bukanlah satu-satunya yang melonjak tajam. Impor mesin/perlengkapan elektrik juga meningkat 18,98 persen sepanjang Januari-April 2026. Dalam hal volume, impor mesin/perlengkapan elektrik ini meningkat hingga 61,73 persen.

Secara umum, impor pada periode Januari-April 2026 melonjak tajam sebanyak 13,40 persen. Penyumbang utama peningkatan nilai impor adalah impor bahan baku/penolong yang meningkat sebesar 8,47 persen.

Dalam konferensi pers tersebut, Pudji Ismartini juga mengungkapkan bahwa pada bulan April saja, impor telah melonjak 22,49 persen. Dari sisi nilai, impor pada bulan April ini mencapai US$25,21 miliar, meningkat dari US$20,59 miliar pada tahun sebelumnya.

Dalam hal sektornya, impor barang konsumsi pada April 2026 tercatat sebesar US$2,43 miliar atau naik 42,90 persen. Lalu, bahan baku/penolong sebesar US$18,65 miliar atau naik 24,56 persen.

Dengan meningkatnya impor plastik dan barang dari plastik ini, diharapkan akan memenuhi kebutuhan domestik dalam negeri.