Iran Pertimbangkan Pindahkan Uranium ke China, Beijing Tanggapi
politik

Iran Pertimbangkan Pindahkan Uranium ke China, Beijing Tanggapi

CNN Indonesia26 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Iran disebut mempertimbangkan memindahkan uranium diperkaya ke China setelah AS meminta pemusnahan atau pemindahan bahan tersebut. China melalui juru bicara Mao Ning menyatakan kesiapan memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian politik isu nuklir Iran.

Iran disebut sedang mempertimbangkan memindahkan uranium yang telah diperkaya ke China. Langkah ini muncul setelah Amerika Serikat meminta Iran untuk memusnahkan atau memindahkan uraniumnya ke negara lain. Permintaan tersebut muncul menyusul negosiasi gencatan senjata AS-Iran yang masih berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.

China tidak membantah maupun mengonfirmasi kabar tersebut. Respons Kementerian Luar Negeri China dinilai membuka kemungkinan opsi pemindahan uranium ke negara tersebut. Juru bicara Mao Ning menyatakan bahwa sejak perang pecah antara AS-Israel dan Iran, China telah menjaga komunikasi erat dengan semua pihak terkait termasuk Iran.

Mao Ning menegaskan China secara konsisten mendukung penyelesaian damai isu nuklir Iran melalui dialog dan negosiasi. China berharap semua pihak dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencapai solusi yang mempertimbangkan kepentingan sah seluruh pihak. Mao juga mengatakan China siap memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian politik dan diplomatik isu nuklir Iran.

Masih belum jelas apakah langkah Iran mengangkat opsi China sebagai lokasi pemindahan uranium 60 persennya benar-benar merupakan posisi yang diinginkan Teheran. Iran juga belum mengonfirmasi secara resmi terkait laporan ini. Di bawah kesepakatan nuklir era Presiden Barack Obama pada 2015, hampir seluruh uranium Iran dipindahkan ke negara lain.