Kebakaran Hutan di Sumsel Meningkat, 182 Ha Hutan Terbakar Januari-April 2026
teknologi

Kebakaran Hutan di Sumsel Meningkat, 182 Ha Hutan Terbakar Januari-April 2026

CNN Indonesia1 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) selama empat bulan pertama tahun ini telah mencapai 182,54 hektare. Data tersebut merupakan rekapitulasi sementara berdasarkan hasil analisis citra satelit yang dilakukan Kementerian Kehutanan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera Ferdian Kristanto menyatakan bahwa luas karhutla pada Januari-April 2026 di Sumsel berdasarkan hasil analisis citra satelit mencapai 182,54 hektare. Ia juga menambahkan bahwa karhutla pada empat bulan pertama tahun ini terdeteksi terjadi di delapan kabupaten di Sumsel.

Data yang diberikan oleh Ferdian menunjukkan bahwa Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) merupakan wilayah dengan luasan karhutla terbesar, yakni 53,2 hektare. Selain itu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mencatat karhutla seluas 33,1 hektare, dan lain-lain.

Ferdian menjelaskan bahwa lahan yang terbakar sepanjang Januari-April 2026 didominasi oleh tanah mineral dengan luas mencapai 181,4 hektare. Lahan gambut yang terbakar hanya sekitar 1,1 hektare, dan tercatat di wilayah Musi Banyuasin.

Data ini menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di Sumsel meningkat pada periode Januari-April 2026. Namun, perlu diingat bahwa luas karhutla pada 2026 masih lebih rendah dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 485,1 hektare dan 2023 sebesar 995,3 hektare.

Ferdian menambahkan bahwa pemantauan dan upaya pencegahan karhutla terus dilakukan bersama pemerintah daerah, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah rawan di Sumsel.