KNKT Nyatai Penyebab Kecelakaan Taksi Listrik Green SM vs Kereta di Bekasi Timur
teknologi

KNKT Nyatai Penyebab Kecelakaan Taksi Listrik Green SM vs Kereta di Bekasi Timur

CNN Indonesia1 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan penyelidikan terhadap insiden kecelakaan antara taksi listrik Green SM dan kereta api di Bekasi Timur pada tanggal 27 April. Dalam sidang yang digelar pada tanggal 21 Mei 2026, KNKT mengungkapkan hasil penyelidikannya dan menyatakan bahwa kecelakaan tersebut tidak disebabkan oleh faktor elektromagnetik.

Dalam sidang tersebut, KNKT juga mengungkapkan data dari kotak hitam taksi listrik berpelat nomor B 2864 SBX menunjukkan bahwa tidak ada kerusakan sistem sebelum tabrakan pertama terjadi. Data ini menunjukkan bahwa taksi listrik tersebut beroperasi normal dengan kecepatan yang tepat dan tidak menunjukkan tanda-tanda kesalahan sistem.

Selain itu, KNKT juga mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut telah lulus uji kompatibilitas elektromagnetik berdasarkan standar India, yaitu EMC AIS-004, yang setara dengan standar internasional UN R10. Namun, perlu diingat bahwa kendaraan di Indonesia tidak diwajibkan mengikuti standar tersebut.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecelakaan antara taksi listrik Green SM dan kereta api di Bekasi Timur bukan disebabkan oleh faktor elektromagnetik, melainkan kemungkinan disebabkan oleh kesalahan pengemudi atau kelalaian lainnya. Penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari kecelakaan tersebut.

Pemerintah dan lembaga transportasi diharapkan dapat melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan. Selain itu, peningkatan kesadaran dan pendidikan bagi pengemudi taksi listrik juga sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelalaian atau kesalahan sistem.