Mojtaba Khamenei: AS Tak Lagi Punya Tameng di Timur Tengah
politik

Mojtaba Khamenei: AS Tak Lagi Punya Tameng di Timur Tengah

Tribun News26 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Mojtaba Khamenei menyatakan AS tidak memiliki tempat aman lagi di Timur Tengah dan mengajak negara Islam bekerja sama. Iran membantah laporan luka parah Khamenei serta menyebut cedera hanya ringan dari serangan 28 Februari.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei pada Selasa 26 Mei 2026 menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak lagi memiliki tempat aman di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan melalui saluran Telegram resmi dan televisi pemerintah Iran. Khamenei mengatakan negara-negara kawasan tidak akan terus menjadi tameng bagi pangkalan militer AS karena pengaruh Washington semakin melemah. Ia juga menilai bahwa rakyat dan tanah di kawasan tidak akan lagi melindungi kepentingan Amerika.

Khamenei menyerukan negara-negara Islam untuk memperkuat kerja sama dan persatuan menghadapi tantangan kawasan. Menurutnya, rakyat dan pemerintah di Timur Tengah memiliki kepentingan bersama yang bisa menjadi dasar stabilitas baru tanpa dominasi kekuatan asing. Ia menegaskan slogan “Matilah Amerika dan Matilah Israel” akan terus digaungkan di Iran dan kalangan kelompok penentang kebijakan Barat.

Iran membantah laporan bahwa Mojtaba Khamenei mengalami luka parah akibat serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Iran menyatakan cedera tersebut hanya berupa luka dangkal di wajah, kepala, dan kaki yang membutuhkan satu atau dua jahitan ringan tanpa operasi besar. Juru bicara Kementerian Kesehatan Hossein Kermanpour menyebut Khamenei sempat dirawat di rumah sakit sebelum meninggalkan lokasi pada 1 Maret.

Sejak pecahnya perang, Mojtaba Khamenei belum muncul di depan publik dan hanya menyampaikan pesan tertulis. Delegasi Iran menggelar pembicaraan di Doha terkait perang, Selat Hormuz, dan dana Iran yang dibekukan. Sementara itu, AS menyebut negosiasi masih berlangsung dan belum ada kepastian damai dalam waktu dekat.