PCOS Resmi Dibebaskan dari Stereotip, Apa Makna Perubahan Nama Ini?
kesehatan

PCOS Resmi Dibebaskan dari Stereotip, Apa Makna Perubahan Nama Ini?

CNN Indonesia1 jam lalu👁 2 views🤖 AI Rewritten

Perubahan nama PCOS menjadi PMOS dilakukan untuk menyadarkan masyarakat bahwa kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan kista ovarium. Dalam jurnal The Lancet pada 2026, istilah baru tersebut ditetapkan untuk menegaskan bahwa PMOS melibatkan banyak sistem tubuh, mulai dari hormon, metabolisme, fungsi ovarium, hingga risiko kesehatan jangka panjang.

Selama ini, nama PCOS membuat banyak orang mengira kondisi ini pasti ditandai dengan kista ovarium. Padahal, pada pemeriksaan USG yang sering terlihat bukanlah kista dalam pengertian umum, melainkan kumpulan folikel kecil yang belum matang. Jurnal The Lancet menyebut istilah PCOS dinilai kurang tepat karena membuat perhatian terlalu terpusat pada ovarium.

Perubahan nama ini juga menegaskan bahwa kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan haid yang tidak teratur atau gangguan kesuburan. PMOS juga berhubungan dengan sistem hormon, metabolisme, kesehatan kulit, berat badan, hingga kesehatan mental. Pilihan Redaksi Jangan Tunggu Parah, Kenali 10 Tanda Kista Ovarium Ini Sejak Dini PCOS dan Kista Ovarium, Apa Bedanya? Wanita Lebih Cepat Alami Perlemakan Hati Setelah Usia 45 Tahun

Dalam penelitian terbaru, disebutkan bahwa PMOS ditandai oleh perubahan hormonal yang dapat memengaruhi berat badan, kesehatan metabolik dan mental, kondisi kulit, serta sistem reproduksi. Karena itu, penanganannya perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berfokus pada ovarium.

Perubahan nama ini juga menegaskan bahwa banyak pasien bisa terlambat mendapatkan diagnosis karena keluhan mereka diabaikan ketika pemeriksaan tidak menemukan kista ovarium. Padahal, seseorang tetap dapat mengalami gejala seperti haid tidak teratur, jerawat berat, rambut rontok, pertumbuhan rambut berlebih, resistensi insulin, kenaikan berat badan, atau gangguan kesuburan tanpa memiliki kista ovarium yang jelas.