Perbaikan Saluran Bawah Tanah di Lenteng Agung, Pemprov DKI Tutup Sementara Rute Menuju Depok
Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara rute Jalan Lenteng Agung arah selatan menuju Depok untuk mendukung perbaikan saluran bawah tanah yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA). Penutupan ini dimulai dari Senin (1/6) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6) pukul 05.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan lalu lintas selama proses penanganan berlangsung. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas penutupan sementara Jalan Lenteng Agung arah selatan atau menuju Depok mulai hari ini, Senin 1 Juni 2026 pukul 14.00 WIB hingga Selasa 2 Juni 2026 pukul 05.00 WIB. Penutupan dilakukan untuk mendukung perbaikan saluran bawah tanah oleh Dinas Sumber Daya Air," ujar Budi.
Dishub telah menyiagakan petugas di sejumlah titik untuk membantu masyarakat dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Petugas ditempatkan di kawasan Tapal Kuda dan putaran Universitas Pancasila guna memandu pengguna jalan menuju rute alternatif yang telah disiapkan.
Selama pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) berlangsung, dilakukan pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut: Lalu lintas dari arah Pasar Minggu menuju Depok dialihkan melalui Jalan Raya Lenteng Agung, putar balik (Utara-Utara) di perlintasan sebidang KA JPL 23 atau putaran Universitas Pancasila, kemudian menuju Jalan Moch. Kahfi II, Jalan Tanah Baru, dan seterusnya.
Alternatif lain, kendaraan dapat putar balik di putaran tapal kuda depan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, lalu melintasi Jalan Raya Lenteng Agung, Jalan TB Simatupang, Jalan Kebagusan Raya atau Jalan Raya Cilandak KKO, kemudian menuju Jalan Moh. Kahfi I dan seterusnya.
Pengguna jalan juga dapat melalui Jalan TB Simatupang, Jalan Raya Bogor, Jalan Akses UI, dan seterusnya. Sementara, kendaraan bertonase besar dari arah Tanjung Barat menuju Depok diarahkan melalui Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Desari. Alternatif lainnya melalui Jalan TB Simatupang, Jalan Raya Bogor, Jalan Akses UI, dan seterusnya.
Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah berlangsung.