Pria 56 Tahun di China Derita Batu 1,3 Kg di Kandung Kemih
kesehatan

Pria 56 Tahun di China Derita Batu 1,3 Kg di Kandung Kemih

CNN Indonesia4 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pria 56 tahun asal Guangdong, China, bernama Chen menderita nyeri buang air kecil selama tiga tahun akibat batu kandung kemih seberat 1,3 kg. Batu tersebut akhirnya berhasil diangkat melalui operasi di Rumah Sakit Xuwen.

Seorang pria berusia 56 tahun bernama Chen asal provinsi Guangdong di China bagian selatan mengalami nyeri hebat saat buang air kecil selama tiga tahun. Ia baru mengetahui penyebabnya setelah memeriksakan diri ke Rumah Sakit Xuwen yang berafiliasi dengan Universitas Kedokteran Guangdong pada akhir Mei 2026. Pemeriksaan mengungkapkan adanya batu seberat 1,3 kg berukuran 10 cm x 13 cm yang hampir memenuhi seluruh kandung kemihnya. Batu ini dilaporkan sebagai yang terbesar di wilayah Guangdong Barat dan menyebabkan berbagai komplikasi serius.

Chen mengalami gejala sering buang air kecil dan nyeri yang semakin parah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuatnya tidak berani bepergian jauh di siang hari dan kesulitan tidur pada malam hari. Pemindaian juga menunjukkan bahwa batu tersebut menyebabkan hidronefrosis bilateral, yaitu pembengkakan pada kedua ginjal akibat penumpukan urin. Selain itu, ia mengalami infeksi saluran kemih yang parah.

Tim medis merancang rencana operasi khusus dan berhasil mengangkat batu tersebut dari kandung kemih Chen. Batu yang diangkat beratnya mencapai 1,3 kg dan seukuran dua kepalan tangan orang dewasa. Setelah operasi, Chen dilaporkan telah pulih dengan baik meskipun dokter tidak mengungkapkan penyebab pasti pembentukan batu tersebut. Dokter menyatakan bahwa batu telah menekan dinding kandung kemih dan merusak fungsi ginjalnya.

Menurut ahli urologi, batu kandung kemih biasanya terbentuk dari urine yang tertahan lama akibat pembesaran prostat atau kebiasaan hidup yang kurang sehat. Dokter menyarankan masyarakat untuk minum banyak air, mengosongkan kandung kemih secara teratur, serta mengobati penyakit seperti pembesaran prostat dan infeksi saluran kemih tepat waktu. Mereka juga mengingatkan agar orang yang mengalami buang air kecil terputus-putus atau nyeri segera melakukan pemeriksaan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.