SoftBank Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Jepang, Melonjak 11 Persen
Pada Senin, 1 Juni 2026, SoftBank Group berhasil menyalip Toyota dan menjadi perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Jepang. Hal ini disebabkan oleh peningkatan nilai saham yang signifikan pada perdagangan Sabtu (30/5) sore. Saham SoftBank melonjak lebih dari 11 persen setelah pendirinya, Masayoshi Son, mengumumkan investasi sebesar 75 miliar euro (sekitar US$87,5 miliar/Rp1,5 triliun) untuk pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan di Prancis.
Investasi ini merupakan nilai investasi terbesar di Eropa untuk infrastruktur yang berkaitan dengan kecerdasan buatan, seperti yang disebutkan oleh Masayoshi Son dalam wawancara dengan La Tribune Dimanche akhir pekan lalu. Langkah strategis ini dipercaya dapat meningkatkan nilai pasar perusahaan.
SoftBank telah melaporkan laba bersih tahunan yang melonjak empat kali lipat menjadi lebih dari US$30 miliar, terutama berkat investasinya di OpenAI, perusahaan pembuat ChatGPT. Kapitalisasi pasar SoftBank pada Senin juga membengkak menjadi lebih dari 47 triliun yen, sementara kapitalisasi pasar Toyota turun menjadi di bawah 46 triliun yen setelah harga sahamnya merosot hampir 5 persen.
Indeks Nikkei sempat menembus level 67 ribu poin untuk pertama kalinya dalam perdagangan pagi hari, demikian melansir AFP. Posisi perusahaan dengan nilai pasar terbesar ketiga ditempati oleh Kioxia, produsen chip yang sebelumnya merupakan divisi semikonduktor milik konglomerasi teknik Toshiba.