Sri Handoko Taruna Tekankan Satpol PP Harus Tegas tapi Tetap Humanis
Bimtek Satpol PP Batch 2 diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas aparatur di daerah. Kegiatan ini menekankan keseimbangan antara ketegasan penegakan Perda dan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
Direktorat Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Pol PP dan Linmas) Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Bimbingan Teknis Satpol PP Batch 2 pada Selasa, 19 Mei 2026 di Pusdiklat JISS Indonesia, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Pol PP dan Linmas Kemendagri Sri Handoko Taruna dan dihadiri jajaran direktorat terkait. Acara bertema Membangun SDM Satpol PP yang Berkualitas, Profesional, dan Humanis digelar untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks akibat dinamika sosial, keterbukaan informasi, serta meningkatnya ekspektasi publik.
Dalam sambutannya, Sri Handoko Taruna menegaskan bahwa profesionalisme Satpol PP tidak hanya diukur dari ketegasan menegakkan Peraturan Daerah. Aparatur Satpol PP juga harus mampu menghadirkan pendekatan humanis, komunikasi efektif, serta sikap yang mencerminkan kehadiran negara sebagai pelindung masyarakat. Ia menyoroti bahwa aktivitas penegakan Perda saat ini kerap menjadi sorotan publik dan tersebar luas di media sosial sehingga membutuhkan respons yang tepat.
Melalui Bimtek tersebut, peserta dibekali penguatan kompetensi teknis penegakan Perda sekaligus kemampuan komunikasi publik, negosiasi, mediasi, pemahaman psikologi massa, dan analisis situasi lapangan. Peserta juga mendapat materi terkait pelaksanaan tugas berdasarkan Standar Operasional Prosedur serta peningkatan kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum. Sri Handoko Taruna menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara penegakan hukum daerah dan pelayanan publik yang humanis.
Satpol PP diharapkan mampu tampil sebagai aparat penegak Perda yang tegas namun tidak kasar, berwibawa tanpa menakutkan, serta hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Satpol PP diharapkan semakin profesional, adaptif, dan humanis dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di daerah.