Surya Midha, DO dari Kampus Jadi Bos Muda Startup AI Berharta Rp39 Triliun
teknologi

Surya Midha, DO dari Kampus Jadi Bos Muda Startup AI Berharta Rp39 Triliun

CNN Indonesia2 jam lalu👁 2 views🤖 AI Rewritten

Surya Midha merupakan salah satu konglomerat muda dunia yang sukses dari usaha rintisan di era kecerdasan buatan (AI), Mercor. Forbes mencatat, per Minggu (31/5), total kekayaan pria berusia 22 tahun ini mencapai US$2,2 milar atau sekitar Rp39 triliun (asumsi kurs Rp17.800 per dolar AS). Total kekayaannya itu membuat Forbes menempatkan Midha sebagai miliarder termuda dari usaha sendiri (selfmade) pada Daftar Orang Terkaya Dunia Oktober 2025.

Kala itu, usia Midha masih 22 tahun. Sebagai pembanding, pendiri Facebook Mark Zuckerberg meraih gelar yang sama saat berusia 23 tahun. Dilansir dari berbagai sumber, Midha lahir di Mountain View, AS pada 3 Juni 2003. Ia dibesarkan oleh keluarga keturunan India yang bermigrasi ke AS.

Selama remaja, Midha tergolong siswa yang berprestasi. Saat menempuh pendidikan menengah di Bellarmine College Prepatory, Midha pernah menjuarai kompetisi debat tingkat nasional. Setelah itu, Midha kuliah di Georgetown University dengan mengambil jurusan studi luar negeri. Pada 2023, Midha memutuskan untuk cuti kuliah, sebelum akhirnya drop out, dan mendirikan Mercor di San Fransisco, AS.

Mercor adalah platform startup yang membantu proses perekrutan dengan teknologi AI. Midha mendirikan perusahaan tersebut bersama dua orang teman SMA-nya, Brendan Foody dan Adarsh Hiremath. Ketiganya adalah penerima beasiswa dan konglomerat pendiri Paypay, Peter Thiel. Adapun porsi kepemilikan saham Midha di perusahaan tersebut diperkirakan 22 persen.

Dengan platform itu, proses perekrutan tenaga kerja bisa lebih singkat serta mengurangi biasa manusia sehingga kandidat yang terpilih murni berdasarkan kompetensi mereka. Beberapa fiturnya di antaranya membantu proses penyaringan resume kandidat hingga wawancara berbasis AS. Perusahaan mendapatkan komisi dari biaya pencarian per jam dan tarif pencocokan pekerjaan.

Tak disangka, usaha rintisan itu sukses. Salah satu klien perusahaan adalah OpenAI. Selama periode September 2024 hingga September 2025 pendapatan perusahaan melesat dari US$2 juta ke US$500 juta. Sepanjang tahun lalu, perusahaan meraup pendapat US$760 juta.

Mengutip Tech Cruch, perusahaan terus berkembang hingga menyediakan ahli profesional di bidang tertentu untuk melatih model AI yang digunakan, termasuk ilmuwan, dokter dan pengacara. Saat putaran pendanaan seri C pada 2025 lalu, kapitalisasi pasar Mercor disebut mencapai US$10 miliar. Berdasarkan laporan CNBC, perusahaan berhasil meningkatkan nilai hingga 50 kali lipat dalam tiga tahun terakhir.