Terowongan Bawah Tanah Bandara Denver Dibuka untuk Umum
teknologi

Terowongan Bawah Tanah Bandara Denver Dibuka untuk Umum

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Bandara Internasional Denver secara mengejutkan mengumumkan rencana untuk membuka sebagian dari sistem terowongan bawah tanah misterius mereka untuk umum. Terowongan ini telah menjadi episentrum berbagai teori konspirasi paling liar di dunia selama puluhan tahun. Otoritas bandara berencana menyulap potongan jalur terowongan bagasi bawah tanah tersebut menjadi trotoar pejalan kaki modern yang menghubungkan Ruang Tunggu (Concourse) A, B, dan C.

Langkah ini akan memberikan rute alternatif bagi penumpang yang selama ini hanya bisa berpindah terminal menggunakan kereta bawah tanah otomatis. Walikota Denver, Mike Johnston, secara terbuka mengakui reputasi "aneh" dan mistis yang melekat pada bandara tersebut saat memaparkan proyek transformatif ini ke publik.

Pilihan Redaksi

Dikira Bom, Alat Perontok Bulu Picu Kepanikan hingga Penutupan Bandara

Cegah Ebola: Thailand Karantina 21 Hari Turis dari Kongo, RI Gimana?

2 Pramugari Mabuk Bikin Penerbangan Delay, Japan Airlines Minta Maaf

"Mungkin di sepanjang jalan nanti, para pelancong akhirnya bisa melihat lebih dekat terowongan bawah tanah ini dan memutuskan sendiri mana yang fakta dan mana yang fiksi," ujar Johnston dalam rilis resmi pihak bandara.

Proyek ambisius ini merupakan bagian dari cetak biru ekspansi "Vision 100" Bandara Denver guna mengantisipasi lonjakan pertumbuhan penumpang di masa depan. CEO Bandara Internasional Denver, Phil Washington, menjelaskan bahwa proyek ini diperkirakan menelan biaya antara US$300 juta hingga US$700 juta atau sekitar Rp5,3 triliun hingga Rp12,4 triliun.

Konstruksi fisik dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2027 dan seluruh pendanaannya bersumber dari pendapatan internal bandara, bukan dari uang pajak masyarakat. Sejak resmi dibuka pada tahun 1995, Bandara Denver tidak pernah lepas dari sorotan para pencinta teori konspirasi. Spekulasi liar tersebut awalnya dipicu oleh drama keterlambatan pembukaan bandara yang molor hingga lebih dari satu tahun dan membengkak miliaran dolar di luar anggaran logis.

Beberapa teori konspirasi paling populer yang menyelimuti bawah tanah Denver meliputi, Bunker Rahasia New World Order: Diyakini sebagai markas bawah tanah rahasia bagi kelompok elit global atau perlindungan kiamat. Selain faktor terowongan, bandara ini kian diwarnai aura mistis akibat instalasi seni publiknya yang tidak biasa.

Pengelola bandara berusaha untuk mengakhiri spekulasi liar tersebut dengan membuka terowongan bawah tanah mereka bagi umum. Dengan demikian, para penumpang dapat melihat sendiri kondisi sebenarnya di dalam terowongan dan memutuskan mana yang faktual dan mana yang fiksi.