Aparat Temukan Granat Aktif di Lokasi Ledakan Bom Sisa PD II Biak Papua
Tim Penjinak Bomba (Jibom) Polda Papua menemukan granat aktif jenis nanas di lokasi ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Biak, Senin (2/6). Menurut Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, granat tersebut ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung dimusnahkan pada pukul 18.00 WIT.
"Pemeriksaan terhadap bahan peledak akan kembali dilanjutkan Selasa (2/6), mengingat tim Jibom baru tiba di Biak Senin sore, sehingga tidak maksimal," kata Ari Trestiawan saat dihubungi.
Ia juga meminta agar warga tidak memasuki TKP guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sampai tim Jibom menyatakan kawasan itu bersih dari berbagai bahan peledak.
Kemudian, ia menjelaskan bahwa penyidik belum melakukan olah TKP karena masih menunggu tim Jibom melakukan sterilisasi kawasan itu dan menyatakan bebas dari bahan peledak. Pada awalnya, ledakan bom peninggalan PD II di kawasan itu menyebabkan lima orang meninggal yaitu Deflin Raubaba (41 th), Moris Raubaba (24 th), Karmila Ayorbaba(25 th), Israel Raubaba (7 th) dan Isril Raubaba (5th).
Selain menewaskan lima orang, insiden itu juga mengakibatkan tiga orang dinyatakan hilang, 19 orang luka-luka dan sembilan rumah rusak yang dihuni 10 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 55 orang. Saat ini, 55 orang masih ditampung sementara ditempat pengungsian yang disediakan Pemda Biak Numfor.