Bestari Barus Tegaskan Jokowi Tak Pernah Dukung PSI Saat Jadi Presiden
politik

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Tak Pernah Dukung PSI Saat Jadi Presiden

CNN Indonesia2 jam lalu👁 4 views🤖 AI Rewritten

Bestari Barus menjelaskan Jokowi tidak pernah menyatakan dukungan terbuka kepada PSI meski putranya memimpin partai itu. Ia yakin dukungan Jokowi kini akan meningkatkan elektabilitas PSI di masa depan.

Ketua DPP PSI Bestari Barus merespons pernyataan politikus PDIP Guntur Romli yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi tak mampu membantu PSI saat masih menjabat presiden, apalagi saat sudah tidak menjabat. Pernyataan ini disampaikan Bestari saat dihubungi pada Kamis 28 Mei 2026 di Jakarta. Ia menegaskan bahwa Jokowi memang tidak pernah secara terbuka menyatakan dukungan kepada PSI meskipun partai tersebut dipimpin putranya Kaesang Pangarep.

Bestari menjelaskan bahwa saat menjabat presiden, Jokowi menunjukkan sikap negarawan demi menjaga stabilitas politik nasional. Karena tidak pernah menyatakan dukungan ke PSI, coattail effect atau efek ekor jas Jokowi justru mengalir ke PDIP sebagai partai lama Jokowi. Menurutnya, hal ini tidak disadari oleh Guntur Romli sehingga efek tersebut jatuh kepada partai sebelumnya.

Saat ini situasi berubah karena Jokowi berulang kali menyampaikan akan turun membantu PSI. Bestari meyakini dukungan terbuka Jokowi akan berdampak terhadap elektabilitas PSI ke depan. Bahkan silent voters pun mulai bergeming dan berpikir bahwa Jokowi sekarang sudah bersama PSI.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat PDIP angkat suara soal kabar rencana penetapan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. Juru Bicara PDIP Guntur Romli meyakini posisi tersebut tak akan berpengaruh karena saat menjadi presiden Jokowi tak mampu meloloskan PSI ke parlemen. Ia menyebut secara logika sederhana, ketika Jokowi jadi presiden tidak mampu meloloskan PSI ke Parlemen apalagi sekarang.