Cucun Puji Pelayanan Haji 2026 Cetak Sejarah Perbaikan
politik

Cucun Puji Pelayanan Haji 2026 Cetak Sejarah Perbaikan

CNN Indonesia27 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Cucun Ahmad Syamsurizal menyatakan pelaksanaan haji 2026 berhasil mencetak sejarah perbaikan pelayanan. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah mampu mengelola seluruh tahapan dengan baik mulai dari pemberangkatan hingga wukuf di Arafah.

Ketua Tim Pengawas Haji DPR yang juga Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurizal memuji pelaksanaan dan pelayanan ibadah haji yang disediakan pemerintah untuk jemaah pada 2026. Ia menyampaikan penilaian tersebut saat melakukan wukuf di Padang Arafah, Mekah, pada Selasa 26 Mei 2026. Menurut Cucun, pengawasan yang dilakukan Tim Pengawas Haji DPR tahun ini berhasil menemukan catatan sejarah perbaikan pelayanan jemaah haji setelah Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Haji dan Umrah.

Cucun menjelaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah bersama seluruh petugas berhasil mengelola pelaksanaan haji 2026 secara sempurna. Pengelolaan tersebut mencakup tahap pemberangkatan dari tanah air, pelayanan di Madinah, pelayanan di Makkah, hingga pemberangkatan ke Arafah. Banyak perbaikan yang sudah dilakukan dibandingkan pelayanan haji tahun-tahun sebelumnya, dan jika ada masalah mampu dimitigasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan kendala signifikan.

Ia mengaitkan keberhasilan tersebut dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 yang mendorong Kementerian Haji dan Umrah melakukan persiapan panjang serta transformasi. Cucun menyatakan lompatan transformasi ini sudah bisa dirasakan seluruh jemaah Indonesia yang sedang menjalani wukuf di Arafah. Ia bersyukur seluruh jemaah haji Indonesia bisa berada di Arafah dan menunaikan ibadah haji dengan lancar berkat catatan perbaikan tersebut.

Meskipun sudah sempurna, Cucun menegaskan pihaknya tidak akan berhenti memperbaiki layanan. DPR bersama Kementerian Haji dan Umrah akan terus bersinergi dan berkolaborasi agar layanan ke jemaah haji Indonesia ke depan semakin nyaman. Sinergi tersebut akan dilakukan sejak pembahasan penentuan besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji serta peningkatan berbagai komponen layanan.