Eks Agen CIA David Rush Curi 300 Batang Emas, Tipu Pemerintah AS 20 Tahun
David Rush didakwa mencuri 300 batang emas milik negara dan menyimpannya di rumah pribadi. Ia berhasil mengelabui CIA selama hampir 20 tahun menggunakan dokumen palsu sejak 2009.
Mantan agen senior CIA bernama David Rush didakwa atas pencurian 300 batang emas milik pemerintah Amerika Serikat. Dakwaan tersebut diajukan pekan lalu di Pengadilan Distrik Timur Virginia setelah penyelidikan gabungan FBI dan CIA mengungkap penyimpanan emas di kediaman pribadinya. Kasus ini mencuat karena Rush mengklaim emas tersebut disiapkan untuk keperluan operasional dinas, padahal ia telah menyalahgunakan posisinya sebagai pejabat manajerial di badan intelijen tersebut.
Rush berhasil menyusup ke sistem keamanan ketat pemerintah AS sejak tahun 2009 dengan menggunakan ijazah universitas palsu dan lisensi pilot bodong. Selama hampir dua dekade ia mampu mengelabui atasan dan prosedur pemeriksaan rutin yang seharusnya memantau arus keuangan serta riwayat pegawai. Skandal ini menimbulkan keraguan publik terhadap efektivitas pengawasan di lembaga federal Amerika Serikat.
Pada Rabu waktu setempat (27/5/2026), CIA dan FBI merilis pernyataan bersama yang menyebutkan bahwa temuan internal CIA langsung diserahkan kepada FBI untuk diproses hukum. FBI menyatakan sedang berkoordinasi erat dengan CIA dan Departemen Kehakiman untuk mengusut tuntas kasus tersebut serta menegakkan pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku. Hingga kini, pengacara Rush belum memberikan tanggapan resmi terkait dakwaan yang diajukan terhadap kliennya.
Pemerintah AS memang memiliki prosedur rutin untuk memeriksa rekam jejak calon pegawai yang menangani informasi rahasia. Namun, pengawasan tersebut ternyata gagal mendeteksi pemalsuan latar belakang Rush selama bertahun-tahun. Kasus ini kini menjadi sorotan masyarakat Amerika Serikat karena melibatkan aset negara bernilai ratusan miliar rupiah yang disembunyikan secara diam-diam.