Harga Telur Anjlok, DPR Desak Kemendag Lindungi Peternak Lokal
politik

Harga Telur Anjlok, DPR Desak Kemendag Lindungi Peternak Lokal

Tribun News26 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Sarifah Suraidah Harum meminta Kemendag segera berkoordinasi dengan BGN guna menyerap telur peternak lokal untuk program MBG. Harga telur saat ini berada di kisaran Rp22.000-Rp22.800 per kilogram, jauh di bawah HAP Rp26.500.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah Harum menyampaikan keprihatinan atas anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyampaikan hal tersebut saat berbicara kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (26/5/2026). Kondisi ini terjadi karena pasokan telur yang melimpah tidak diimbangi daya serap pasar serta rendahnya daya beli masyarakat sehingga mengancam keberlangsungan usaha peternak ayam petelur di berbagai daerah.

Harga telur ayam di tingkat peternak sempat menyentuh Rp20.400 per kilogram pada awal bulan ini. Saat ini harga masih berada di kisaran Rp22.000 hingga Rp22.800 per kilogram, padahal Harga Acuan Pembelian pemerintah berada di angka Rp26.500 per kilogram. Menurut Sarifah, tingginya produksi telur ayam nasional tidak mampu diimbangi permintaan pasar yang memadai sehingga harga terus merosot jauh di bawah HAP.

Sarifah mendesak Kementerian Perdagangan segera mengambil langkah konkret bersama Badan Gizi Nasional untuk menyelamatkan peternak lokal. Salah satu upaya yang diusulkan adalah optimalisasi penyerapan telur dalam program Makan Bergizi Gratis. Legislator dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur itu juga meminta Kemendag membangun kesepakatan strategis dengan BGN guna memprioritaskan stok telur dari peternak lokal.

Selain itu, Sarifah mendorong lahirnya regulasi yang lebih tegas dan integratif demi menjaga keberlangsungan ekosistem perunggasan nasional dari hulu hingga hilir. Ia meminta Kemendag segera berkoordinasi secara intensif dengan BGN untuk menghidupkan skema program MBG agar memprioritaskan stok dari peternak lokal. Menyelamatkan sektor perunggasan nasional disebutnya bukan hanya soal menjaga stabilitas harga tetapi juga melindungi mata pencaharian jutaan peternak di daerah.