Pemain Absen Final Liga Champions: Dembele dan Hakimi Diragukan
Sejumlah bintang PSG dan Arsenal dipastikan atau diragukan absen di final Liga Champions akibat cedera. Duel di Puskas Arena, Hungaria, pada Sabtu 30 Mei pukul 23.00 WIB pun berlangsung tanpa kekuatan penuh kedua tim.
Final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal akan digelar di Stadion Puskas Arena, Hungaria, pada Sabtu (30/5) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menyajikan duel dua juara liga domestik masing-masing setelah PSG meraih trofi Liga Prancis kelima secara beruntun dan Arsenal mengakhiri penantian 22 tahun di Liga Inggris. Namun, laga puncak tersebut berpotensi berlangsung tanpa kekuatan penuh karena sejumlah pemain utama masih dilanda cedera. Kondisi ini membuat duel semakin menarik sekaligus penuh ketidakpastian menjelang kick-off.
PSG berpotensi kehilangan dua bintang utamanya, yaitu Ousmane Dembele dan Achraf Hakimi. Hakimi mengalami cedera hamstring sejak semifinal leg kedua Liga Champions melawan Bayern Munchen pada 29 April lalu dan sudah melewatkan lima pertandingan. Meski menurut data Transfermarkt ia telah pulih per 25 April dan kembali berlatih, Luis Enrique tetap ragu menurunkannya sebagai starter karena waktu pemulihan yang singkat. Sementara itu, Dembele mengalami cedera betis pada 18 Mei dan hanya menjalani latihan ringan meski cederanya tergolong ringan.
Cedera berulang yang kerap dialami Dembele menjadi perhatian khusus tim medis PSG menjelang final. Dembele bahkan sempat absen dalam laga uji coba internal timnya. Di sisi lain, Arsenal justru tampil lebih lengkap meski harus mewaspadai absennya dua bek sayap kanan andalan. Jurrien Timber absen sejak 14 Maret akibat cedera engkel dan pinggul, sedangkan Ben White mengalami cedera lutut pada 14 Mei yang memaksa musimnya berakhir lebih cepat.
Kondisi dua bintang PSG yang tidak fit menjadi angin segar bagi Arsenal. Posisi bek sayap kanan Arsenal kemungkinan besar akan diisi pemain lain karena Timber dan White tidak tersedia. Meski demikian, pelatih Mikel Arteta tetap harus mempersiapkan strategi tanpa kedua pemain kunci tersebut di partai final.