Kebakaran Berulang di Rumah Fia di Sleman Dianalisis Tim UGM
Tim gabungan dari Fakultas Teknik UGM turun tangan untuk menginvestigasi pemicu kebakaran berulang di rumah Mutfiana alias Fia di Seyegan, Sleman, DIY. Kebakaran ini telah terjadi sebanyak 73 kali dalam sembilan hari terakhir. Tim peneliti gabungan lintas disiplin dari Fakultas Teknik UGM telah meninjau rumah Fia sejak pekan lalu.
Ketua tim PKPE FT UGM, Alva Edy Tontowi, mengatakan bahwa kejadian ini sangat luar biasa. "Inilah satu-satunya kejadian yang memang luar biasa ya, kita bisa lihat langsung," kata Alva kepada CNN Indonesia.
Pada hari ini, tim pakar tersebut melihat sendiri sebuah kaos hitam dalam sebuah kamar yang tiba-tiba sudah tersulut api. Tak sampai 30 menit berselang, kaos yang sebelumnya sudah disembur alat pemadam api ringan (APAR) itu mendadak mengeluarkan asap. Kepulan asap semakin menebal dan tim pakar meyakini jika kondisi ini dibiarkan, api lama-lama akan muncul.
Alva menjelaskan bahwa timnya telah mengambil sejumlah sampel untuk dibawa ke laboratorium dan diperiksa lebih lanjut. Alva menganalisa teror api misterius di rumah Fia ini berkaitan dengan fenomena auto ignition atau spontaneous ignition alias pembakaran spontan.
Dia menjelaskan bahwa pembakaran spontan terjadi ketika suatu bahan memicu panasnya sendiri tanpa sumber api dari luar. Dengan syarat, konsep dasar segitiga api terpenuhi. "Segitiga api itu yang posisinya masing-masing kondisi optimum dan di situlah akan menyala," kata Alva.
Dalam penelitian ini, tim pakar juga menemukan senyawa gas Hidrogen (H2) pada kaos kadarnya terus naik saat dipindai dengan perangkat pendeteksi gas. "Nah, khusus di ruangan tadi, ruangan yang tengah tadi. Kamar. Nggih, di kamar itu. Itu yang nampaknya konsentrasinya tinggi," terang Alva.
Dengan demikian, tim peneliti gabungan dari Fakultas Teknik UGM berharap dapat menemukan penyebab kebakaran berulang di rumah Fia dan mencegah kemunculan api misterius lainnya.