Pemain Timnas Voli Jepang Shunichiro Sato Ditangkap Polisi karena Miliki Ganja
olahraga

Pemain Timnas Voli Jepang Shunichiro Sato Ditangkap Polisi karena Miliki Ganja

CNN Indonesia1 jam lalu👁 2 views🤖 AI Rewritten

Shunichiro Sato ditangkap polisi karena memiliki ganja saat menjalani training camp timnas voli Jepang di Tokyo. Penangkapan ini terjadi kurang dari dua pekan sebelum VNL 2026 dimulai di China.

Shunichiro Sato, middle blocker andalan timnas voli Jepang yang berpostur 205 sentimeter, ditangkap polisi pada Kamis (28/5) karena diduga memiliki ganja saat menjalani pemusatan latihan. Penangkapan dilakukan Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo setelah Sato ditemukan membawa narkotika tersebut di sebuah tempat perjudian pachinko di Distrik Itabashi, Tokyo, pada malam 27 Mei. Peristiwa ini terjadi ketika timnas voli Jepang sedang bersiap menghadapi Volleyball Nations League 2026 di Ningbo, China, pada Juni mendatang.

Saat ini tim Jepang tengah menjalani training camp di Kita, Tokyo, sebagai persiapan menghadapi turnamen bergengsi tersebut. Namun kabar buruk datang ketika Sato dilaporkan melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika akibat kepemilikan ganja. Asahi melaporkan bahwa penyelidik menemukan bukti kepemilikan narkotika tersebut di lokasi pachinko tersebut.

Asosiasi Bola Voli Jepang (JVA) akan menggelar konferensi pers pada Kamis pukul 14.30 waktu setempat untuk membahas kasus ini. Seluruh pemain timnas voli Jepang diminta hadir dalam pertemuan tersebut guna membahas langkah selanjutnya. JVA belum memberikan pernyataan resmi mengenai status Sato dalam skuad untuk VNL 2026.

Dalam kompetisi VNL 2026 yang digelar di Ningbo, China, Jepang dijadwalkan menghadapi Ukraina pada Rabu (10/6), Polandia pada Jumat (12/6), China pada Sabtu (13/6), dan kembali melawan China pada Minggu (14/6). Penangkapan Sato ini berpotensi mengganggu persiapan tim menjelang turnamen internasional tersebut.