Pemimpin IDF Dituding Telantarkan Tentara Lawan Hizbullah di Utara
politik

Pemimpin IDF Dituding Telantarkan Tentara Lawan Hizbullah di Utara

CNN Indonesia26 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pemimpin otoritas Kiryat Shmona menuduh Kepala Staf IDF Eyal Zamir dan komando utara sengaja menelantarkan tentara di front Lebanon. Mereka juga mengecam pemerintah Netanyahu yang dianggap mengorbankan warga demi kesepakatan Amerika Serikat dengan Iran.

Para pemimpin pasukan pertahanan Israel atau IDF dilaporkan menelantarkan para tentara mereka saat menghadapi milisi Hizbullah di wilayah utara Lebanon. Laporan ini muncul pada Selasa 26 Mei 2026 dan langsung memicu kemarahan warga di Kiryat Shmona, Israel utara. Warga setempat menuding Kepala Staf IDF Eyal Zamir serta kepala komando wilayah utara sengaja membiarkan tentara bertempur sendirian tanpa dukungan yang cukup.

Pernyataan resmi otoritas daerah Kiryat Shmona menyebutkan bahwa para komandan militer harus segera mengundurkan diri. Mereka menyatakan tidak lagi tahu cara melindungi tentara dan wilayah utara dalam kondisi saat ini. Serangan beruntun Hizbullah disebut telah menimbulkan kerugian besar bagi Israel.

Para kepala otoritas lokal dan dewan pemukiman di Israel utara juga menyuarakan kekhawatiran terhadap kesepakatan yang dilaporkan antara Amerika Serikat dan Iran. Mereka menilai kesepakatan tersebut akan memperlemah posisi Israel dalam konfrontasi dengan Hizbullah di perbatasan Lebanon. Pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dituduh telah meninggalkan para pemukim di utara dan menjadikan mereka sandera kepentingan Amerika.

Para walikota dan kepala dewan lokal mengaku belum menerima informasi resmi dari pemerintah Israel mengenai kesepakatan tersebut. Mereka hanya mengetahui perkembangan itu melalui laporan media dan kebocoran informasi dari Amerika Serikat. Akibatnya, mereka kembali merasa dibiarkan menghadapi nasib sendiri tanpa arahan yang jelas dari pemerintah.