Zelensky Desak Trump Kirim Rudal Patriot Usai Rusia Lancarkan 30 Rudal Balistik
teknologi

Zelensky Desak Trump Kirim Rudal Patriot Usai Rusia Lancarkan 30 Rudal Balistik

Tribun News11 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Zelensky menilai rudal balistik menjadi senjata terakhir Putin untuk mempertahankan dominasi di medan perang. Ia meminta tambahan rudal Patriot karena stok pencegat Ukraina terus menipis.

Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-1.555 pada Kamis (28/5/2026) ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta Kongres segera mengirimkan rudal Patriot tambahan. Permintaan ini muncul setelah Rusia melancarkan serangan rudal balistik besar-besaran ke berbagai wilayah Ukraina pada Minggu lalu. Zelensky khawatir Kyiv semakin kewalahan menghadapi intensitas serangan udara Moskow yang terus meningkat.

Zelensky menyatakan bahwa rudal balistik kini menjadi senjata terakhir Vladimir Putin untuk mempertahankan dominasi di medan perang. Menurutnya, jika Ukraina mampu mencegat serangan tersebut, Kremlin akan kehilangan tekanan militernya dan terpaksa kembali ke meja negosiasi. Ia juga mengungkap bahwa Rusia menembakkan dua rudal Oreshnik yang memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir.

Reuters melaporkan Rusia meluncurkan sekitar 30 rudal balistik dalam serangan masif tersebut. Angkatan udara Ukraina hanya mampu menjatuhkan 11 rudal, sementara sisanya menghantam berbagai wilayah strategis. Situasi ini membuat Kyiv semakin bergantung pada sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat.

Perang terbuka Rusia dan Ukraina pecah sejak Februari 2022 ketika Putin memerintahkan invasi besar-besaran. Akar konflik sudah memanas sejak 2014 usai Rusia mencaplok Krimea dan perang separatis di Donbas berkobar. Hingga kini, kedua pihak masih berseteru soal wilayah pendudukan, jaminan keamanan, dan dukungan militer Barat untuk Ukraina.