Chiki Fawzi Ungkap Brutalitas Penahanan 9 Relawan Indonesia oleh Militer Israel
hiburan

Chiki Fawzi Ungkap Brutalitas Penahanan 9 Relawan Indonesia oleh Militer Israel

CNN Indonesia26 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Chiki Fawzi kembali ke Indonesia setelah misi kemanusiaan Gaza dan mengungkap penahanan brutal terhadap sembilan relawan Indonesia oleh militer Israel. Ia memantau dari Istanbul dan mendengar kesaksian korban yang dipukuli serta disetrum.

Chiki Fawzi mengungkapkan pengalaman menyaksikan penahanan sembilan aktivis Indonesia oleh militer Israel setelah ia kembali ke Indonesia pada Selasa 26 Mei 2026. Ia melakukan hal tersebut usai menjalankan misi kemanusiaan untuk Gaza selama berbulan-bulan. Peristiwa itu terjadi ketika kapal bantuan yang membawa para relawan dihadang secara paksa di perairan internasional. Chiki memantau situasi dari pusat komando di Istanbul sementara para aktivis berlayar menuju Gaza.

Perjalanan kemanusiaan Chiki dimulai dari Barcelona hingga Turki sebelum sembilan relawan WNI naik ke kapal bantuan. Sementara itu Chiki bersama koordinator Uni Maimun berada di Istanbul sehingga total tim yang terlibat mencapai 11 orang. Ia mengaku melihat langsung melalui layar pantauan bagaimana militer Israel melakukan intersepsi terhadap kapal tersebut. Kesaksian para relawan yang kemudian dibebaskan menggambarkan situasi yang sangat tegang.

Selama masa penahanan para relawan mengalami perlakuan yang sangat brutal dan jauh dari nilai kemanusiaan. Mereka dipukuli disetrum serta diborgol dengan kabel ties yang sangat kencang hingga melukai tangan. Chiki bahkan mendampingi seorang jurnalis ke rumah sakit karena korban tersebut mengalami kencing darah akibat pukulan berulang di bagian ginjal. Ia menegaskan bahwa perlakuan aparat terhadap rekan-rekannya sangat parah.

Meski berada di tengah konflik yang mengancam nyawa Chiki menyatakan tidak takut terhadap militer Israel. Ia justru lebih takut terhadap alam seperti gelombang laut Mediterania yang membuat kapal miring sehingga harus mengikat diri dengan karabiner. Chiki menegaskan pentingnya membebaskan pikiran dari rasa takut kepada Israel demi menyuarakan kebenaran bagi rakyat Palestina. Kepulangannya disambut penuh haru oleh ayahnya Ikang Fawzi yang langsung memeluknya erat dan mengatakan Welcome home Ade.