Distribusi Daging Kurban Idul Adha 1447 H Mulai Gencar di Seluruh Indonesia
politik

Distribusi Daging Kurban Idul Adha 1447 H Mulai Gencar di Seluruh Indonesia

Tribun News27 Mei 2026👁 1 views🤖 AI Rewritten

Perayaan Idul Adha 1447 H diwarnai proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban di berbagai wilayah Indonesia sejak Rabu 27 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan banyak pihak untuk memperkuat solidaritas sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ditandai dengan proses penyembelihan dan distribusi hewan kurban di berbagai daerah Indonesia. Kegiatan ini berlangsung sejak Rabu 27 Mei 2026 dan melibatkan pemerintah, perusahaan, organisasi masyarakat, serta partai politik. Momentum tersebut bertujuan memperkuat solidaritas sosial dengan membagikan daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di perkotaan, kawasan industri, maupun pelosok daerah.

Kementerian Pertanian memastikan stok hewan kurban nasional berada dalam kondisi aman dan surplus. Potensi ketersediaan hewan kurban tahun 2026 mencapai lebih dari 3,2 juta ekor, jauh di atas estimasi kebutuhan nasional sekitar 2,3 juta ekor. Data tersebut menunjukkan kesiapan pasokan untuk memenuhi kebutuhan perayaan Idul Adha di seluruh Indonesia.

Panitia Kurban Masjid Agung Al-Azhar di Kebayoran Baru, Jakarta, mulai mendistribusikan daging kurban menggunakan besek bambu untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mereka menyembelih 14 ekor sapi dan 43 ekor kambing di area masjid, sedangkan total di seluruh kampus Al-Azhar mencapai 27 ekor sapi dan 144 ekor kambing. Volume hewan kurban tahun ini meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, perusahaan tambang QMB New Energy Materials menyumbangkan empat ekor sapi kurban yang dipotong dan didistribusikan pada Rabu siang. Daging kurban disalurkan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan serta karyawan internal. Sejumlah perusahaan lain juga melakukan pemotongan hewan kurban secara terpusat sebelum membagikannya kepada pekerja, rumah ibadah, dan kelompok rentan sosial.