Indomaret Tutup Gerai Lebih dari 2.700 Waktu Libur Nasional
Belakangan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menjadi sorotan publik karena beredar informasi di sosial media tentang penutupan gerai lebih dari 2.700 toko mereka saat libur nasional kemarin, yaitu tanggal 31 Mei dan 1 Juni 2026. Penutupan ini terjadi setelah perusahaan dan pekerja menggelar dialog untuk menyelesaikan perselisihan terkait upah kerja lembur.
Adapun Direktur Operasional PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Andreas Djajaputra menyebutkan bahwa terdapat sebanyak 2.728 gerai yang tutup di seluruh Indonesia saat libur nasional kemarin. Hal ini karena karyawan tidak bersedia masuk bekerja. Penutupan gerai ini merupakan tindak lanjut kesepakatan antara pekerja dan Indomaret setelah demo di depan Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara untuk menagih pembayaran upah lembur pada Selasa (26/5) lalu.
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, massa karyawan Indomaret yang tergabung dalam PUK SPAI Indomaret menggelar demo di depan Menara Indomaret, PIK, Jakarta Utara pada Selasa (26/5) lalu. Mereka menyuarakan beberapa tuntutan yang telah tertulis di berbagai spanduk, antara lain menolak segala bentuk pemaksaan, tekanan, dan penggiringan pernyataan terhadap pekerja.
Selain itu, manajemen Indomaret juga menggelar dialog bersama Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN) Iwan Kusmawan yang difasilitasi oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5). Dialog tersebut menghasilkan lima poin kesepakatan terkait perselisihan pekerja terkait upah kerja pada hari libur nasional.