Kerbau Trump Lolos Kurban Iduladha, Dievakuasi ke Kebun Binatang Nasional
Kerbau albino bernama Trump di Bangladesh batal disembelih pada Iduladha setelah pemerintah mengevakuasinya ke kebun binatang nasional. Hewan langka berbobot 700 kilogram itu kini menjalani karantina dan akan dirawat khusus oleh negara.
Seekor kerbau albino berbobot 700 kilogram di Bangladesh yang viral karena rambut pirangnya menyerupai Donald Trump akhirnya lolos dari penyembelihan Iduladha. Hewan tersebut dievakuasi ke kebun binatang nasional pada Kamis (28/5) setelah mendapat instruksi dari otoritas peternakan setempat. Penyelamatan dilakukan karena kerbau langka ini dianggap layak dilestarikan ketimbang dikurbankan. Langkah tersebut juga diambil menyusul banyaknya perhatian publik terhadap hewan yang sempat ramai di media sosial.
Kurator Kebun Binatang Nasional Atiqur Rahman memastikan kerbau tersebut akan mendapat perawatan terbaik di tempat baru. Ia menyatakan pihaknya telah menyiapkan kandang khusus serta menunjuk seorang pengasuh khusus. Kerbau itu wajib menjalani masa karantina selama dua pekan sebelum bisa berinteraksi lebih luas. Bangladesh yang berpenduduk sekitar 170 juta jiwa mayoritas Muslim merayakan Iduladha pada hari yang sama.
Mantan pemilik kerbau, Zia Uddin Mridha yang berusia 38 tahun, mengungkapkan bahwa saudaranya memberi nama Trump karena keunikan rambut bergelombangnya. Sebelum dievakuasi, kerbau ini selalu menarik kerumunan warga yang ingin berswafoto. Mridha sempat menjual hewan tersebut menjelang hari raya, namun intervensi kepolisian mengubah rencana tersebut. Kepala Polisi Sektor Keraniganj Dhaka Mohammad Ruhul Quddus menyatakan pengamanan dilakukan atas permintaan dinas peternakan karena hewan itu tergolong langka.
Otoritas menilai kerbau albino tersebut masih sangat muda sehingga lebih baik dibesarkan beberapa tahun ke depan. Penyelamatan ini menjadi sorotan di tengah perayaan Iduladha yang diperkirakan melibatkan lebih dari 12 juta hewan ternak di Bangladesh. Momen tersebut biasanya menjadi kesempatan berbagi bagi keluarga kurang mampu. Kini kerbau Trump mendapat kesempatan hidup lebih lama di bawah perlindungan negara.