Ketua Yamakengumi Koji Nakata Resmi Bebas Usai Jaksa Jepang Batalkan Kasasi
Ketua Yamakengumi Koji Nakata dipastikan bebas setelah jaksa Jepang membatalkan kasasi atas vonis bebas kasus penembakan 2019 di Kobe. Pengadilan menyatakan bukti rekaman CCTV dan identifikasi pelaku tidak cukup kuat.
Ketua organisasi Yamakengumi, Koji Nakata, dipastikan bebas dari seluruh dakwaan setelah jaksa Jepang memutuskan tidak mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung Jepang. Kasus ini terkait penembakan anggota kelompok Yamaguchi-gumi yang terjadi pada Agustus 2019 di Kobe. Keputusan tersebut membuat vonis bebas yang dijatuhkan pengadilan tingkat pertama dan banding resmi berkekuatan hukum tetap. Nakata sebelumnya didakwa melakukan percobaan pembunuhan serta pelanggaran undang-undang kepemilikan senjata api.
Dalam persidangan, Nakata membantah seluruh dakwaan dan menegaskan bahwa dirinya bukan pelaku penembakan. Korban ditembak saat berada di dalam mobil kecil di depan kantor Kodo-kai di Kota Kobe ketika konflik internal antarkelompok yakuza sedang memanas. Jaksa mengandalkan analisis rekaman kamera pengawas sebagai bukti utama karena tidak adanya bukti langsung. Namun Pengadilan Distrik Kobe pada Oktober 2024 menilai bukti tersebut tidak cukup kuat untuk membuktikan kesalahan terdakwa tanpa keraguan yang wajar.
Pengadilan menilai identifikasi pelaku hanya berdasarkan pakaian merek dan jenis yang sama, yang dianggap sangat tidak pasti. Meski jaksa menyatakan pelaku melarikan diri menggunakan skuter putih yang dibeli Nakata, pengadilan menyebut tidak dapat dipastikan bahwa pengendara tersebut benar-benar Nakata. Hakim juga mempertanyakan logika bahwa seorang bos organisasi yakuza besar turun langsung melakukan aksi berisiko tinggi seperti penembakan.
Jaksa kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Osaka. Namun pada 12 Mei 2026, pengadilan banding kembali mendukung putusan bebas pengadilan tingkat pertama. Pengadilan Tinggi Osaka menyatakan rekaman kamera pengawas tetap tidak cukup jelas dan menilai struktur logika putusan pengadilan pertama tidak memiliki ketidakrasionalan.