Netanyahu Mengabaikan Trump, Israel Tetap Bombardir Lebanon
politik

Netanyahu Mengabaikan Trump, Israel Tetap Bombardir Lebanon

CNN Indonesia2 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan militer Israel untuk terus menyerang Lebanon, meskipun Presiden AS Donald Trump menawarkan negosiasi gencatan senjata dengan Hizbullah. Menurut keterangan Netanyahu, ia sudah berbicara dengan Trump malam ini dan mengatakan bahwa jika Hizbullah tidak berhenti menyerang kota-kota dan warga negara Israel, Israel akan terus menyerang target teror di Beirut.

Netanyahu mengungkapkan alasan memerintahkan militer Israel untuk terus serang Lebanon dalam komentar yang dimuat media Israel Yedioth Ahronoth. Ia menyatakan bahwa posisi Israel tetap tidak berubah dan tentara akan terus beroperasi sesuai rencana di Lebanon selatan. Sebelumnya, Trump mengatakan pada Senin pagi bahwa Israel dan Hizbullah telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan serangan satu sama lain.

Eskalasi militer Israel di Lebanon semakin meningkat sejak Netanyahu memerintahkan tentara untuk melakukan serangan udara di ibu kota Lebanon, Beirut. Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, mengatakan bahwa Israel telah merencanakan untuk menyerang pinggiran selatan Beirut pada Senin pagi, tetapi memutuskan untuk menunda pemboman tersebut karena intervensi AS.

Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada bulan Februari. Teheran membalas dengan serangan yang menargetkan Israel dan sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.