Penembakan Brutal di Masjid Filipina Tewaskan Dua Jemaah Idul Adha
ekonomi

Penembakan Brutal di Masjid Filipina Tewaskan Dua Jemaah Idul Adha

Tribun News10 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Penembakan di masjid Filipina menewaskan dua pria saat salat Maghrib Idul Adha pada Selasa 26 Mei 2026. Harga domba kurban di Gaza melonjak drastis hingga Rp93,9 juta per ekor.

Penembakan terjadi di sebuah masjid yang berlokasi di Purok Malipayon, Barangay Upper Sang-an, Kota Labangan, Zamboanga del Sur, Filipina. Peristiwa itu menewaskan dua orang jemaah saat mereka menjalankan ibadah salat Maghrib menjelang perayaan Idul Adha pada Selasa 26 Mei 2026 malam. Empat pelaku bersenjata tak dikenal merangsek masuk dan melepaskan tembakan menggunakan senjata laras pendek serta laras panjang. Insiden ini terjadi sekitar pukul 19.18 waktu setempat dan membuat suasana khusyuk berubah menjadi duka mendalam.

Kedua korban merupakan penduduk asli Kota Labangan. Korban pertama adalah pengusaha berusia 41 tahun yang mengalami satu luka tembak di bagian punggung. Korban kedua adalah warga berusia 65 tahun yang menderita tujuh luka tembak di sekujur tubuhnya. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit di Kota Pagadian namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di sana.

Kepala Kepolisian Labangan Mayor Marlon Mangan-nay mengonfirmasi bahwa pelaku masih buron dan belum diketahui identitasnya. Investigasi awal menunjukkan penembakan dilakukan secara brutal di dalam masjid saat jemaah sedang beribadah. Hingga kini pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap keempat pelaku yang masuk secara tiba-tiba.

Di sisi lain warga Gaza menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan Idul Adha akibat dampak perang yang berkepanjangan. Harga seekor domba kurban melonjak drastis menjadi Rp68,9 juta hingga Rp93,9 juta per ekor. Sebelum perang harga domba hanya sekitar Rp6,3 juta sehingga warga kini tidak mampu membeli hewan kurban maupun kebutuhan lebaran lainnya.