Tradisi 200 Tahun Tarekat Naqsyabandiyah Tetapkan Idul Adha Lebih Awal
nasional

Tradisi 200 Tahun Tarekat Naqsyabandiyah Tetapkan Idul Adha Lebih Awal

CNN Indonesia26 Mei 2026👁 2 views🤖 AI Rewritten

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah menetapkan Idul Adha berdasarkan metode perhitungan internal turun-temurun. Tradisi ini sudah dijalankan selama 200 tahun secara konsisten.

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah menetapkan perayaan Idul Adha lebih awal pada Selasa, 26 Mei 2026 di Jakarta. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan metode perhitungan internal yang mereka pegang teguh. Langkah ini diambil karena metode tersebut telah diwariskan secara turun-temurun selama dua abad. Tradisi ini menjadi pedoman utama bagi seluruh jamaah dalam menentukan waktu beribadah.

Metode perhitungan internal tersebut sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan jamaah Tarekat Naqsyabandiyah. Setiap tahun mereka tetap merujuk pada cara yang sama tanpa mengikuti ketetapan lain. Keberlangsungan tradisi ini mencerminkan komitmen jamaah untuk mempertahankan warisan leluhur. Selama 200 tahun, tidak ada perubahan signifikan dalam penerapan metode tersebut.

Jamaah meyakini bahwa perhitungan internal memberikan ketenangan dalam menjalankan ibadah Idul Adha. Mereka terus melaksanakan tradisi ini secara konsisten dari generasi ke generasi. Keputusan untuk merayakan lebih awal pun selalu didasarkan pada aturan yang sudah mapan sejak lama. Hal ini menunjukkan kuatnya ikatan jamaah terhadap nilai-nilai yang diwariskan.

Konsistensi dalam menerapkan metode internal menjadi ciri khas Tarekat Naqsyabandiyah hingga kini. Selama dua abad, tradisi ini tetap dijaga tanpa adanya penyesuaian dari luar. Jamaah terus mewariskan pengetahuan perhitungan tersebut kepada anggota baru secara berkelanjutan. Dengan demikian, Idul Adha yang ditetapkan lebih awal selalu menjadi bagian penting dari identitas mereka.